Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

4 Keunggulan Punya IPK Tinggi dan 7 Cara Meraihnya

KOMPAS.com - Setiap mahasiswa pasti ingin mendapatkan IPK tinggi. Karena itu, butuh upaya lebih agar bisa mewujudkannya.

Selain IPK tinggi, ada gelar cumlaude bagi wisudawan yang lulus tepat waktu dan IPK di atas 3,51.

Jadi, bagi sebagian mahasiswa, nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) ibarat emas yang sangat berharga.

Sebab, IPK di dalam program perguruan tinggi merupakan sebuah penentu hasil belajarmu selama di bangku kuliah. Tentu saja bagi peraih terdapat Keunggulan IPK Tinggi & Cumlaude.

Dilansir dari laman STIE Pemuda, mendapatkan IPK Cumlaude sebenarnya bukanlah tujuan dan fokus utama dalam sebuah proses belajar dalam perguruan tinggi.

IPK sendiri sebenarnya tidak menentukan nasib dari seorang alumni di sebuah perguruan tinggi. Namun, dengan mendapatkan IPK tinggi ini kamu bisa mendapatkan berbagai kesempatan lain yang lebih di masa depan.

Berikut ini keunggulan punya IPK tinggi dan cumlaude:

1. Punya peluang dapat beasiswa

Lulus dengan IPK tinggi biasanya sangat memudahkan untuk meraih beasiswa. Misalnya saja ketika kamu ingin lanjut S2, kamu bakalan mendapatkan kesempatan meraih beasiswa untuk melanjutkan studi tersebut.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan gelar S1 dan S2 dalam waktu 5 tahun saja. Saat ini istilah tersebut adalah program fast track.

2. Punya peluang tinggi lanjut pendidikan tinggi

Jadi, ketika dapat predikat cumlaude maka kamu berpeluang besar melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi. Apalagi jika kamu mendaftar seleksi beasiswa.

Mahasiswa dengan predikat cumlaude biasanya akan mendapatkan prioritas untuk bisa langsung masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya.

3. Ada kesempatan jadi asisten dosen

Agar ilmu yang lebih tersalurkan, mahasiswa dengan predikat cumlaude akan mendapatkan kesempatan menjadi seorang asisten dosen. Nah, ilmu yang kamu dapatkan ini sangat membuka peluang untuk jadi Asisten dosen.

4. Akan diperhitungkan di dunia kerja

Tentu, ada beberapa instansi besar yang mengincar para lulusan terbaik ini. Namun, perlu diingat, mahasiswa dengan predikat cumlaude ini tak hanya diseleksi dengan nilai saja. Namun juga dinilai dengan softskill yang kamu miliki.

Cara meraih IPK tinggi

Berbagai cara bisa dilakukan untuk mendapatkan nilai IPK tinggi. Semua yang kamu lakukan tak ada yang tak mungkin. Semuanya bisa kamu lakukan asalkan kamu bisa mau dan bersungguh-sungguh.

Bagi yang ingin meraih IPK tinggi atau cumlaude, maka berikut ini beberapa caranya:

1. Memaksimalkan nilai IPK pada semester pertama.

2. Memahami dengan baik persentase penilaian.

3. Aktif masuk kelas.

4. Aktif di dalam kelas.

5. Rajin belajar dan membaca.

6. Disiplin mengerjakan tugas.

7. Pahami karakter dosen.

https://edukasi.kompas.com/read/2023/11/21/100906171/4-keunggulan-punya-ipk-tinggi-dan-7-cara-meraihnya

Terkini Lainnya

Seleksi Mandiri UPI 2026 Pakai Nilai UTBK SNBT Dibuka, Cek Ketentuannya
Seleksi Mandiri UPI 2026 Pakai Nilai UTBK SNBT Dibuka, Cek Ketentuannya
Edu
Diterima 9 Kampus Top Dunia, Siswa SMAK 7 Penabur Ini Bocorkan Trik Lolos Beasiswa Internasional
Diterima 9 Kampus Top Dunia, Siswa SMAK 7 Penabur Ini Bocorkan Trik Lolos Beasiswa Internasional
Edu
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch II Dibuka, Jangkau 30 Ribu Peserta
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch II Dibuka, Jangkau 30 Ribu Peserta
Edu
Berbagi Langkah Menuju Kampus Dunia, Mischka Aoki Luncurkan Buku 'The University Blueprint'
Berbagi Langkah Menuju Kampus Dunia, Mischka Aoki Luncurkan Buku "The University Blueprint"
Edu
Cek Link Download SPTJM buat Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026
Cek Link Download SPTJM buat Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026
Edu
Wujudkan Pendidikan Holistik, SD Labschool Cibubur Borong Piala di Ajang Sains hingga Tahfiz
Wujudkan Pendidikan Holistik, SD Labschool Cibubur Borong Piala di Ajang Sains hingga Tahfiz
Edu
Rektor Dorong Mahasiswa Vokasi UI Kuasai Bahasa Inggris
Rektor Dorong Mahasiswa Vokasi UI Kuasai Bahasa Inggris
Edu
Belum Putuskan soal Dapur MBG, UNJ Masih Pelajari Kasus Keracunan hingga Titik SPPG
Belum Putuskan soal Dapur MBG, UNJ Masih Pelajari Kasus Keracunan hingga Titik SPPG
Edu
Cara Prapendaftaran dan Pengajuan Akun SPMB DKI Jakarta 2026
Cara Prapendaftaran dan Pengajuan Akun SPMB DKI Jakarta 2026
Edu
Bantargebang Produksi Gas Metana Terbesar ke-2 di Dunia, Pakar UGM Sarankan Pemanfaatan untuk Biogas
Bantargebang Produksi Gas Metana Terbesar ke-2 di Dunia, Pakar UGM Sarankan Pemanfaatan untuk Biogas
Edu
Seberapa Ketat Persaingan Masuk Vokasi UI? Cek Prodi yang Tersedia
Seberapa Ketat Persaingan Masuk Vokasi UI? Cek Prodi yang Tersedia
Edukasi
Nama Prodi Teknik Jadi Rekayasa: Fakta, Respons Kampus dan Peningkatan Kualitas
Nama Prodi Teknik Jadi Rekayasa: Fakta, Respons Kampus dan Peningkatan Kualitas
Edu
Jadwal Lengkap SPMB DKI Jakarta 2026 Jenjang SD, SMP, SMA-SMK
Jadwal Lengkap SPMB DKI Jakarta 2026 Jenjang SD, SMP, SMA-SMK
Edukasi
Nilai Matematika TKA 2026 Rendah, Perlu Ada Pembenahan Pembelajaran
Nilai Matematika TKA 2026 Rendah, Perlu Ada Pembenahan Pembelajaran
Edukasi
Di Tengah Era Digital, Sekolah Strada Tetap Andalkan Pramuka untuk Pendidikan Karakter
Di Tengah Era Digital, Sekolah Strada Tetap Andalkan Pramuka untuk Pendidikan Karakter
Edu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com