Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Efek Kurang Tidur pada Anak, Salah Satunya Sulit Konsentrasi

KOMPAS.com - Setelah beraktivitas, maka tubuh perlu istirahat apalagi bagi anak. Tapi, bagaimana jika anak kurang tidur?

Tentu ada efek kurang baik jika anak kurang tidur. Sebab, kurang tidur bisa menimbulkan efek buruk terhadap kinerja tubuh, seperti sulit berkonsentrasi.

Apalagi pada anak usia sekolah, butuh waktu tidur yang cukup agar dapat berkonsentrasi di kelas. Sementara kurang tidur dapat menyebabkan sulit konsentrasi, mempengaruhi perkembangan serta pertumbuhan anak.

Dilansir dari laman BPK Penabur, tidur menjadi faktor penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Tumbuh kembang si kecil bergantung pada faktor nutrisi dan hormonal yang dipengaruhi oleh kualitas tidur.

Ketika tidur dengan nyenyak, maka tubuh akan mengeluarkan hormon yang diperlukan untuk pertumbuhan tulang, otot, organ, dan bagian tubuh lain.

Maka dari itu, jika anak mendapatkan gizi yang buruk dan kurang tidur, produksi hormon pertumbuhannya pun akan terhambat.

Selain itu, kurang tidur dapat berdampak pada sistem imun sehingga anak mudah terjangkit penyakit. Itulah mengapa anak-anak membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dan berkualitas.

Efek kurang tidur pada anak

1. Menghambat pertumbuhan, khususnya tinggi badan.

2. Bisa mengalami obesitas.

3. Gangguan pada kekuatan jantung dan paru, tekanan darah tinggi.

4. Rentan terhadap kecelakaan.

5. Jadi lebih pelupa.

6. Sulit konsentrasi dan fokus.

7. Mudah tersinggung.

8. Impulsif dan agresif.

9. Merasa kurang perhatian.

10. Menurunnya fungsi kognitif dan kemampuan untuk meraih prestasi yang maksimal.

11. Memengaruhi psikososial dan emosi anak, terutama saat remaja.

Durasi tidur untuk anak

Saat durasi tidur terpenuhi, fungsi tubuh si kecil akan bekerja secara optimal. Dengan begitu, anak juga akan terhindar dari berbagai penyakit, seperti stres, diabetes, hingga jantung.

Meski demikian, terlalu banyak tidur juga bisa mengacaukan sistem metabolisme yang akhirnya mengganggu produksi insulin dalam tubuh. hal ini dapat memicu lonjakan gula darah.

Anak-anak membutuhkan durasi tidur yang berbeda dari orang dewasa. Semakin muda usianya, semakin lama pula waktu yang dibutuhkan anak tidur setiap malam agar tubuhnya tetap fit.

Berikut durasi tidur anak yang baik:

  1. Anak usia 4-12 bulan, durasi tidur selama 12-16 jam per hari
  2. Anak usia 1-2 tahun, durasi tidur 11-14 jam per hari
  3. Anak usia 3-5 tahun, durasi tidur 10-13 jam per hari
  4. Anak usia 6-12 tahun, durasi tidur 9-12 jam per hari
  5. Usia 13-18 tahun, durasi tidur 8-10 jam per hari

https://edukasi.kompas.com/read/2023/11/21/150919171/efek-kurang-tidur-pada-anak-salah-satunya-sulit-konsentrasi

Terkini Lainnya

Seleksi Mandiri UPI 2026 Pakai Nilai UTBK SNBT Dibuka, Cek Ketentuannya
Seleksi Mandiri UPI 2026 Pakai Nilai UTBK SNBT Dibuka, Cek Ketentuannya
Edu
Diterima 9 Kampus Top Dunia, Siswa SMAK 7 Penabur Ini Bocorkan Trik Lolos Beasiswa Internasional
Diterima 9 Kampus Top Dunia, Siswa SMAK 7 Penabur Ini Bocorkan Trik Lolos Beasiswa Internasional
Edu
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch II Dibuka, Jangkau 30 Ribu Peserta
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch II Dibuka, Jangkau 30 Ribu Peserta
Edu
Berbagi Langkah Menuju Kampus Dunia, Mischka Aoki Luncurkan Buku 'The University Blueprint'
Berbagi Langkah Menuju Kampus Dunia, Mischka Aoki Luncurkan Buku "The University Blueprint"
Edu
Cek Link Download SPTJM buat Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026
Cek Link Download SPTJM buat Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026
Edu
Wujudkan Pendidikan Holistik, SD Labschool Cibubur Borong Piala di Ajang Sains hingga Tahfiz
Wujudkan Pendidikan Holistik, SD Labschool Cibubur Borong Piala di Ajang Sains hingga Tahfiz
Edu
Rektor Dorong Mahasiswa Vokasi UI Kuasai Bahasa Inggris
Rektor Dorong Mahasiswa Vokasi UI Kuasai Bahasa Inggris
Edu
Belum Putuskan soal Dapur MBG, UNJ Masih Pelajari Kasus Keracunan hingga Titik SPPG
Belum Putuskan soal Dapur MBG, UNJ Masih Pelajari Kasus Keracunan hingga Titik SPPG
Edu
Cara Prapendaftaran dan Pengajuan Akun SPMB DKI Jakarta 2026
Cara Prapendaftaran dan Pengajuan Akun SPMB DKI Jakarta 2026
Edu
Bantargebang Produksi Gas Metana Terbesar ke-2 di Dunia, Pakar UGM Sarankan Pemanfaatan untuk Biogas
Bantargebang Produksi Gas Metana Terbesar ke-2 di Dunia, Pakar UGM Sarankan Pemanfaatan untuk Biogas
Edu
Seberapa Ketat Persaingan Masuk Vokasi UI? Cek Prodi yang Tersedia
Seberapa Ketat Persaingan Masuk Vokasi UI? Cek Prodi yang Tersedia
Edukasi
Nama Prodi Teknik Jadi Rekayasa: Fakta, Respons Kampus dan Peningkatan Kualitas
Nama Prodi Teknik Jadi Rekayasa: Fakta, Respons Kampus dan Peningkatan Kualitas
Edu
Jadwal Lengkap SPMB DKI Jakarta 2026 Jenjang SD, SMP, SMA-SMK
Jadwal Lengkap SPMB DKI Jakarta 2026 Jenjang SD, SMP, SMA-SMK
Edukasi
Nilai Matematika TKA 2026 Rendah, Perlu Ada Pembenahan Pembelajaran
Nilai Matematika TKA 2026 Rendah, Perlu Ada Pembenahan Pembelajaran
Edukasi
Di Tengah Era Digital, Sekolah Strada Tetap Andalkan Pramuka untuk Pendidikan Karakter
Di Tengah Era Digital, Sekolah Strada Tetap Andalkan Pramuka untuk Pendidikan Karakter
Edu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com