Krisis Global Tak Pengaruhi Industri Periklanan China

Kompas.com - 17/02/2009, 17:36 WIB
Editor

JAKARTA, SELASA — Krisis global yang tengah melanda dunia saat ini tidak memengaruhi pertumbuhan industri periklanan di China.

Demikian diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan China, Liu Fan Hal, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (17/2).

Kondisi periklanan China untuk saat ini, menurut Liu, tetap dalam kondisi baik dan cukup stabil. Bahkan, pertumbuhan industri periklanan justru lebih besar dari pendapatan nasional China.

Tahun 2008, kata Liu, pendapatan industri iklan di China mencapai 15 persen sementara pendapatan nasionalnya hanya 10 persen. Bila dinominalkan, pendapatan industri periklanan China mencapai kurang lebih 200 miliar yen. Dengan kondisi ini, Liu yakin pertumbuhan industri iklan di China tahun ini akan tetap di atas 10 persen.

Mr Liu Fan Hal hadir di Indonesia dalam rangka tukar ilmu studi banding tentang industri periklanan di negara-negara lain. Selain mengunjungi Indonesia, dia dan rombongannya, perwakilan dari China Advertising Association yang beranggotakan lima orang juga akan melanjutkan perjalanannya ke Australia pada tanggal 18 Februari 2009.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.