Pemkab Bingung Tangani Bencana Mentawai

Kompas.com - 25/01/2011, 05:50 WIB
Editoryuli

PADANG, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, kebingungan dalam menangani keadaan pascabencana tsunami di sebagian wilayah itu.

Kebingungan terjadi terutama dalam hal menjalankan program pemulihan dini yang telah dicanangkan selama Januari-Februari dengan anggaran Rp 13,9 miliar.

Hal itu terungkap saat Lokakarya Rencana Aksi Rehabilitasi Rekonstruksi Pasca-Bencana Mentawai yang diselenggarakan oleh UNDP, Pemprov Sumbar, dan BNPB di Hotel Pangeran Beach Kota Padang, Senin (24/1/2011).

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Mentawai Mustofa mengatakan agar lokakarya itu langsung membahas soal petunjuk teknis mengenai implementasi program.

Hal serupa dikatakan oleh Kepala Bidang Penangkapan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Mentawai Akmalluddin.

Kasubdit Inventarisasi Kerusakan BNPB Medi Herlianto menyayangkan sejumlah pejabat daerah yang justru seperti tidak mengenali tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Mereka juga disebut relatif tidak mengenali kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing. Ia mengatakan, BNPB hanya sebagai fasilitator program.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.