Disdik DKI Akan Panggil Orangtua Siswa

Kompas.com - 14/06/2011, 18:38 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan memfasilitasi Komisi Nasional Perlindungan Anak dan orangtua murid untuk bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Hal ini terkait dugaan kecurangan Ujian Nasional 2011 di SD 06 Petang Pesanggrahan. Salah satu orangtua siswa, Irma Winda Lubis mengadu ke Komnas Perlindungan Anak karena anaknya dipaksa berbuat curang dalam UN pada Mei lalu. Disdik juga menjadwalkan pemanggilan terhadap anak dan orangtua murid dalam waktu dekat guna menjelaskan masalah yang terjadi.

"Untuk tanggalnya masih belum bisa dipastikan. Tapi kami sudah meminta agar Komnas Anak beserta orangtua dapat bertemu Gubernur. Rencananya mungkin pekan ini atau pekan depan," ujar Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Agus Suradika ketika dihubungi wartawan, Selasa (14/6/2011).

Menurutnya, jika memang ada miskomunikasi terkait masalah ini agar bisa diperbaiki. Namun, jika ternyata memang ada pelanggaran, akan dilakukan penindakan terhadap pelanggar.

Ketika ditanya mengenai hasil pemeriksaan terhadap kepala sekolah, guru, dan pengawas ujian, Agus menuturkan, hasilnya sudah ada dalam bentuk berita acara namun masih akan ditelaah lebih lanjut. Kasus ini sendiri telah terjadi pada 10 Mei 2011. Namun, Disdik baru mendapat laporan tanggal 25 Mei 2011 mengenai perihal dugaan kecurangan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu orangtua siswa, Irma Winda Lubis mengadu ke Komnas Perlindungan Anak karena anaknya dipaksa membagikan jawaban soal ke teman-temannya. Tidak hanya itu, si anak pun dibuat berjanji agar tidak membocorkan masalah kecurangan ini kepada siapapun termasuk kepada orangtuanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.