Kompas.com - 27/08/2012, 00:56 WIB
EditorBenny N Joewono

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia menargetkan jumlah pemegang gelar doktor mencapai seratus ribu orang pada 2015.

Target tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim dalam pembukaan Seminar Internasional Aku Cinta Indonesia Kita (ACIKITA) Kedua di Gedung RRI, Jakarta Pusat, Minggu.

"Jika Indonesia memiliki doktor yang banyak, inovasi dan ilmu pengetahuan akan maju dengan pesat," kata Musliar, Minggu (26/8/2012).

Untuk mencapai target tersebut, Musliar mengatakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengupayakan pemberian beasiswa doktoral kepada pelajar-pelajar Indonesia yang berprestasi.

"Kami genjot jumlah penerima beasiswa doktoral mulai awal 2012 lalu," katanya.

Berdasarkan data yang disampaikan Musliar, jumlah penyandang gelar doktor di Indonesia hingga 2012 baru mencapai 25.000 orang.

Oleh karena itu menurut Musliar, pendidikan untuk mencapai jenjang S3 harus dibangun dari sekarang dengan memberlakukan wajib belajar 12 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini kita masih menyebut wajib belajar 12 tahun dengan ’program pendidikan universal’ dimana pemerintah memberikan subsidi hingga ke jenjang menengah atas," katanya.

Kemudian, Musliar menambahkan program tersebut dilanjutkan dengan pemberian beasiswa ke pendidikan tinggi S1, S2 dan S3.

"Sementara ini, pemerintah memang memprioritaskan beasiswa bagi dosen dan PNS. Namun ke depan, semua orang bisa mendaftar untuk mendapatkan beasiswa pendidikan tinggi," kata Musliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.