Kompas.com - 07/09/2012, 16:14 WIB
|
EditorRusdi Amral

PALANGKARAYA, KOMPAS.com -  Asia Pacific Conference of Young Scientists (APCYS) yang digelar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah telah usai. Acara yang berlangsung sejak 2 September 2012 hingga Jumat (7/9/2012) itu akan digelar untuk kedua kalinya di Yogyakarta pada tahun 2013.

President APYCS Monika Raharti seusai penutupan acara tersebut, menjelaskan, peserta APCYS 2013 akan diseleksi lagi dari tahap awal. Seleksi melalui provinsi-provinsi untuk peserta dari Indonesia. "Kami juga akan mengadakan pelatihan untuk guru-guru pembimbing peserta," ujarnya.

Menurut Monika, APCYS 2013 direncanakan berlangsung pada akhir Agustus atau awal September. Yogyakarta terpilih sebagai tuan rumah karena sudah dikenal sebagai kota pendidikan. "Selain itu, pemerintah daerah di sana juga sudah berminat untuk menjadi penyelenggara," tuturnya.

Setelah Yogyakarta, APCYS dijadwalkan digelar di luar negeri yakni Guam. Negara penyelenggara APCYS selanjutnya yakni Malaysia, disusul Taiwan, kemudian Korea Selatan. Adapun APCYS pertama pada tahun 2012, tutur Monika, berjalan lancar dan sangat sesuai ekspektasi.

"Sangat menyenangkan mengingat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng bisa berjalan amat baik. Kami sangat terbantu," tuturnya.

Para peserta konferensi penelitian ilmiah untuk para pelajar sekolah menengah atas (SMA) se-Asia Pasifik itu tak hanya melakukan penelitian. " Mereka merasa sangat senang bisa berwisata, mempelajari kebudayaan lokal, bahkan antusias saat singgah di kawasan gambut," ujar Monika.  

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X