Kompas.com - 26/09/2012, 17:24 WIB
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengaku telah membuat satuan tugas (satgas) untuk mengawasi dan memetakan solusi terbaik terkait tawuran antarpelajar SMAN 70 dan SMAN 6 Jakarta Selatan. Ia mengatakan, tim tersebut mewakili semua unsur, dari mulai guru sampai pihak kepolisian.

"Kami sudah buat satgas terkait tawuran ini. Anggotanya ada dari kepala sekolah, guru, siswa, alumni, kepolisian termasuk juga perwakilan masyarakat," kata Nuh, di gedung Kemendikbud, Jakarta (26/9/2012).

Ia menjelaskan, awalnya satgas itu dibentuk untuk menangani kasus tawuran di kawasan Mahakam-Bulungan yang terjadi Senin (24/9/2012) lalu. Akan tetapi, jangkauannya diperluas menyusul tawuran pelajar yang terjadi di wilayah lain.

"Awalnya khusus untuk kasus tawuran di Bulungan, akan tetapi setelah ada tawuran di Manggarai siang tadi kami akan tambah satgas, minimal bisa untuk melokalisir wilayah DKI Jakarta," jelasnya.

Berkali-kali ia tegaskan, yang menjadi prioritas utama kementerian saat ini adalah adalah bagaimana mendamaikan sekolah yang siswanya bertikai demi menjaga suasana belajar yang kondusif.

"Kita belum bicara soal sanksi, tapi bagaimana merukunkan sekolah terlebih dahulu. Kalau di situasi ini diberikan sanksi maka akan lebih panas lagi," tambahnya.

Setelah kasus tawuran di kawasan Mahakam-Bulungan, Jakarta Selatan, kembali pecah Senin lalu dan menewaskan seorang siswa dari SMAN 6, siang ini, tawuran antarpelajar kembali terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Pusat. Insiden terakhir juga menewaskan satu orang pelajar.


Berita terkait peristiwa ini dapat diikuti dalam topik "Tawuran SMA 70 dan SMA 6"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.