Kompas.com - 01/10/2012, 19:13 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

 

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Perpustakaan sekolah belum dioptimalkan untuk membangun kegemaran membaca. Padahal, guru di sekolah memiliki peluang untuk mengembangkan minat baca siswa dengan menugaskan siswa mencari buku-buku referensi yang diintegrasikan dalam proses pembelajaran di perpustakan sekolah. 

 

Perpustakaan sekolah berpotensi untuk membuat siswa gemar membaca, namun belum dikembangkan guru dan sekolah secara optimal. "Sebaliknya, untuk perpustakaan nasional dan daerah hingga ke tingkat desa dan komunitas justru bergeliat dengan membuat beragam kegiatan dan menambah jumlah koleksi buku," kata Sri Sularsih, Kepala Perpustakaan Nasional usai pembukaan peringatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca di Jakarta, Senin (1/10/2012).

 

Menurut Sri, dalam UU Perpustakaan sebenarnya diamanatkan sebesar lima persen dari anggaran pendapatan dan belanja sekolah digunakan untuk pengembangan perpustakaan sekolah, namun hingga hingga sekarang belum dilaksanakan semua sekolah.

 

"Kami berharap, Kemendikbud menaruh perhatian untuk mengoptimalkan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dan ilmu pengetahuan. Bisa saja, guru mewajibkan siswa untuk mengerjakan tugas dengan mencarinya dari buku-buku di perpusatkaan. Pembiasaan begini bisa membuat anak-anak terbiasa untuk menjadikan perpusatakaan sebagai tempat mencari ilmu pengetahuan yang beragam dan kaya," kata Sri.

 

Pada kegiatan Hari Kunjung Perpustakan dan Bulan Gemar Membaca, digelar pameran koleksi Perpustakaan Nasional soal jamu hingga aneka lomba seperti menari, menyanyi, dan membaca yang melibatkan siswa pada 1-4 Oktober 2012 di Perpustakaan Nasional.

 

Woro Titi Hayanti, Kepala Pusat Jasa Perpustakaan Nasional, mengatakan tema perayaan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca 2012 yakni  "Jadikan perpustakaan sebagai Sahabat Pintar Keluarga Indonesia". Kegiatan melibatkan guru, siswa, dan pustakawan.

 

Selama perayaan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca 2012 di Perpustakaan Nasional digelar pameran dari berbagai institusi perpustakaan daerah dan instansi pemerintah. Perpustakaan Nasional mengeglar koleksi buku-buku yang terkait jamu dan obat tradisional.

 

Pada 2 Oktober mulai pukul 09.00 - 11.00 digelar seminar hypnotherapi dan sosialisasi koleksi tentang hypnotherapi. Pada 3 Oktober digelar seminar soal jamu. Acara-acara yang dilaksanakan di Perpustakaan Nasional ini terbuka untuk masyarakat umum dan gratis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.