Kompas.com - 30/11/2012, 12:55 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BANDUNG, KOMPAS.com — Universitas Padjadjaran menegaskan tidak ada pelanggaran dari pelaksanan sidang disertasi Hakim Agung Imron Anwari. Imron dianggap tidak terlibat perkara atau pernah kena vonis pidana.

Imron mengikuti sidang disertasi Ilmu Hukum di Gedung Pascasarjana Unpad, Kamis (30/11/2012). Hadir dalam sidang itu Ketua Mahkamah Agung Muhammad Hatta Ali.

Dalam sidang yang dimulai pukul 09.00-11.00 itu, Imron mengambil judul Kedudukan Hukum Korban Kejahatan dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Melalui Putusan Pengadilan Agama. Atas disertasinya ini ia dianugerahi gelar doktor.

Perwakilan dari Humas Unpad, Weni Widowati, dalam pesan singkatnya mengatakan, Imron adalah mahasiswa aktif Unpad dan tidak terlibat perkara atau pernah kena vonis (baru dugaan). Atas dasar itu, Imron berhak mendapat pelayanan akademik.

"Jadi, dari sisi akademik, tidak ada hal yang dilanggar atau dapat menghalangi proses ujian. Harus dipisahkan aspek akademik dengan hal lain yang baru dugaan dari sisi pribadi yang bersangkutan," kata Weni.

Seperti diberitakan, Imron Anwari adalah hakim ketua dalam sidang peninjauan kembali yang diajukan terpidana narkoba asal Surabaya, Hanky Gunawan. Hukuman mati atas pemilik pabrik ekstasi ini dianulir menjadi 15 tahun penjara.

Ia juga memimpin sidang PK atas nama gembong narkoba asal Nigeria, Hillary Chimezie. Vonis mati Hillary dianulir menjadi 12 tahun penjara. Ia juga menjadi salah satu hakim saat gembong narkoba Naga Sariawan Cipto alias Liong-Liong dibebaskan dari hukuman 17 tahun penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.