Indonesia, Pasar yang Sangat Luar Biasa di ASEAN!

Kompas.com - 12/07/2013, 13:22 WIB
Secara umum, hal pertama dapat dilakukan menghadapi AEC adalah, apabila kita tidak siap bersaing di luar Indonesia (di negara-negara ASEAN lainnya), maka kita harus fokus di pasar Indonesia itu sendiri. Binus UniversitySecara umum, hal pertama dapat dilakukan menghadapi AEC adalah, apabila kita tidak siap bersaing di luar Indonesia (di negara-negara ASEAN lainnya), maka kita harus fokus di pasar Indonesia itu sendiri.
Penulis Latief
|
EditorLatief

Oleh Prof Harjanto Prabowo/ Rektor Binus University

KOMPAS.com - Jumlah 242 juta jiwa penduduk Indonesia (World Bank, 2011) tentu sebuah jumlah sangat luar biasa. Sebuah pasar yang menjanjikan bagi siapapun bangsa di dunia.

Namun, apabila bangsa Indonesia tidak memiliki kemampuan kompetitif, sudah barang tentu Indonesia hanya akan menjadi penonton. Indonesia hanya akan jadi sasaran empuk bagi membanjirnya produk, jasa serta tenaga kerja asing dari luar negeri.

Seperti pernyataan yang diungkapkan oleh Menteri Perindustrian, daya saing menjadi hal mutlak dalam memenangkan kompetisi. Pernyataan Menteri Perindustrian tersebut merujuk pada kesepakatan atas konsep komunitas berupa ASEAN Economic Community (AEC) yang ditandatangani pada KTT IX di Bali (2003) dan akan berlaku secara resmi pada 2015.

AEC sendiri terbangun atas empat pilar, berupa terbentuknya pasar dan basis produksi yang satu, yaitu bersama-sama menjadikan ASEAN menjadi satu kawasan dengan daya saing tinggi, menciptakan kawasan yang terbangun dengan ekonomi merata, dan terakhir terwujudnya integrasi kawasan ASEAN dengan perekonomian dunia. Terbentuknya pilar pasar dan basis produksi yang satu menciptakan konsekuensi bebasnya arus barang/jasa (perdagangan), lalu lintas modal, investasi, diutamakannya sektor-sektor yang memiliki integrasi, serta mobilitas tenaga kerja terampil berkualitas.

Bertempur di pasar sendiri

Secara umum, hal pertama dapat dilakukan menghadapi AEC adalah, apabila kita tidak siap bersaing di luar Indonesia (di negara-negara ASEAN lainnya), maka kita harus fokus di pasar Indonesia itu sendiri. Tantangannya adalah mencari cara agar kita tidak kalah di dalam negeri sendiri pada saat pasar di dalam negeri ini menjadi ajang yang diperebutkan secara bersama-sama sebagai konsekuensi dari kebijakan AEC. Baru setelah itu fokus persaingan diarahkan ke wilayah yang termasuk di dalam kawasan AEC.

Perguruan tinggi, sebagai salah satu pilar yang memiliki kontribusi besar bagi kesiapan para lulusannya, dituntut untuk dapat menjawab tantangan yang telah mengemuka. Perguruan tinggi harus memiliki manajemen untuk mampu mengelola, membangun, serta meningkatkan kompetensi organisasinya agar dapat memberikan jasa pendidikan tinggi yang sesuai dan mengikuti perubahan tuntutan para pemangku kepentingan.

Kompetensi umum organisasi perguruan tinggi adalah memiliki kemampuan untuk menggunakan sumberdaya yang dimilikinya dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya sesuai tujuan perguruan tinggi masing-masing. Sebagai awal, perguruan tinggi harus menetapkan sasaran terukur terkait para lulusannya, misalnya dengan menetapkan angka perbandingan yang jelas antara jumlah lulusan yang akan bekerja di perusahaan global. Sasaran terukur ini pada akhirnya selain menjadi tujuan yang jelas juga bermanfaat sebagai motivasi tersendiri.

Terkait dengan sasaran bekerja di perusahaan global, di Indonesia sendiri terdapat perusahaan global baik milik Indonesia sendiri maupun milik luar negeri. Secara geografis, terdapat perusahaan global di Indonesia dan di luar negeri tentunya. Kesemuanya memberikan peluang sama untuk dikompetisikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X