MM Online... Sedikit Tatap Muka, Kualitas Belajar Tetap Canggih!

Kompas.com - 16/12/2013, 10:20 WIB
Program MM Online adalah program hybrid atau ramah lingkungan. Jika di kelas biasa atau umum ada jadwal dan jam kuliahnya, pada MM Online ini mahasiswa bebas untuk belajar maupun me-review mata kuliah kapan pun ia mau. www.shutterstock.comProgram MM Online adalah program hybrid atau ramah lingkungan. Jika di kelas biasa atau umum ada jadwal dan jam kuliahnya, pada MM Online ini mahasiswa bebas untuk belajar maupun me-review mata kuliah kapan pun ia mau.
Penulis Latief
|
EditorLatief

"Sehingga dalam membangun sistem online di MM Online ini Binus tidak perlu lagi melewati proses yang berliku," ujar Hanafi.

Secara teknis, jumlah mahasiswa dibatasi menjadi 25 mahasiswa tiap kelasnya. Padahal, sistem perkuliahan online bisa mencapai kapasitas hingga ratusan mahasiswa. Namun, karena alasan efektifitas belajar mengajar dan sebagai kampus yang memiliki Akreditasi A, seorang dosen di Binus tidak boleh mengajar lebih dari 25 mahasiswa tiap kelasnya.

"Karena berbasis teknologi dan internet, teknik atau metode pembelajaran yang kami terapkan tidak lagi utuh dengan tatap muka setiap hari di kelas, melainkan melalui video conference, diskusi kelompok (via chatting), dan sebagainya menggunakan perangkat teknologi dan internet," papar Hanafi.

Namun, lanjut Hanafi, kegiatan tatap muka tetap dilaksanakan. Paling tidak, kata dia, kegiatan tatap muka di kelas dilaksanakan selama dua kali, yaitu di awal dan akhir semester. Kegiatan tatap muka pertama dilaksanakan saat perkenalan antar mahasiswa dengan sang dosen.

"Di pertemuan pertama itu itu akan dijelaskan mengenai peraturan-peraturan yang berlaku selama perkuliahan dan penjelasan terkait perkuliahan berbasis online," kata Hanafi.

Setiap minggunya, para mahasiswa juga mendapatkan materi mata kuliah lewat powerpoints atau slide presentations yang dilengkapi dengan suara (voice) sang dosen. Mahasiswa dapat belajar dan me-review pencapaian pembelajarannya kapan pun ia inginkan.

"Setelah mendengarkan review dan presentasi, mahasiswa berkewajiban mengisi top up quiz terkait materi yang telah dipelajari sebelumnya. Materi dapat dilanjutkan kalau seluruh pertanyaan dalam quiz itu dapat dijawab dengan benar," ujar Hanafi.

Di hari berikutnya, dosen bersama mahasiswa belajar melalui alternatif lain, dengan forum chatting dan blog. Alternatif belajar ini menjadi sarana mahasiswa untuk memberikan pendapat berdasarkan pertanyaan yang diajukan oleh dosen maupun sebaliknya. Dalam satu sesi ini, dimana satu mata kuliah dipelajari selama tiga bulan, akan ada satu kali dalam tiga bulan, metode pembelajaran melalui video conference.

Hanafi menjelaskan, video tersebut merupakan video belajar antarmahasiswa dengan dosen. Metode perkuliahan ini dapat berupa presentasi tugas, diskusi langsung, maupun kuliah dari dosen tamu.

"Di akhir perkuliahan tetap akan ada kegiatan temu muka dengan pelaksanaan ujian akhir. Hal ini untuk menanggulangi upaya kecurangan, misalnya saja jangan sampai sekretarisnya yang mengerjakan ujian, karena online dan tidak ada yang mengawasi," kata Hanafi.

Untuk Anda semua yang berminat mengikuti perkuliahan BINUS MM Online, pendaftaran perkuliahan sudah ditutup pada 2 Oktober 2013 lalu. Pada Desember ini, program MM online baru akan diujicobakan kepada mahasiswa dan mulai aktif pada Februari 2014 mendatang.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X