Kompas.com - 07/05/2014, 17:35 WIB
Naskah ujian Matematika SMP, Selasa (6/5/2014), yang diduga hasil jiplakan dari naskah ujian buatan PISA. Dok FacebookNaskah ujian Matematika SMP, Selasa (6/5/2014), yang diduga hasil jiplakan dari naskah ujian buatan PISA.
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com -- Anggota Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP), Teuku Ramli Zakaria, mengatakan bahwa butir-butir soal dari Programme for International Student Assessment (PISA) boleh diadaptasi untuk naskah soal Ujian Nasional (UN). Alasannya, Indonesia merupakan salah satu anggota PISA.

"Karena kita anggota PISA, bukan upaya plagiat," ujar Teuku saat dihubungi Kompas.com, Rabu (7/5/2014).

Pada naskah soal, lanjut dia, ada lima butir soal yang merupakan anchor item atau butir jangkar. Butir-butir itu adalah soal inti dari keseluruhan naskah soal.

Menurut Teuku, soal UN mengadaptasi soal PISA untuk kepentingan penyetaraan. Menurut dia, selama menjadi anggota PISA, Indonesia selalu menempati posisi tiga terbawah di antara negara lain.

"Kita ingin meningkatkan kemampuan siswa. Kita juga ingin kompetensi siswa setara dengan siswa PISA lain," kata Teuku.

Teuku mengatakan, soal PISA tersebut ditampilkan agar siswa terbiasa dengan soal yang bersifat aplikatif. Ihwal proses pembelajaran siswa yang tidak terbiasa dengan soal penalaran, dia menyebutkan bahwa guru juga bertanggung jawab. (Baca: Diduga Mencontek, Kompetensi Pembuat Soal Ujian Nasional Diragukan).

"Proses pembelajaran juga harus diimplementasikan oleh guru," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jiplak Soal UN Matematika, Kemendikbud Bisa DituntutDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.