Kompas.com - 20/06/2014, 05:11 WIB
Tahun ini Grand Show mengambil tema cerita letusan Krakatau pada 1883 yang digabung dengan kisah romantika percintaan M Latief/KOMPAS.comTahun ini Grand Show mengambil tema cerita letusan Krakatau pada 1883 yang digabung dengan kisah romantika percintaan "Galih dan Ratna" yang populer pada 1979.
Penulis Latief
|
EditorLatief
BEPPU, KOMPAS.com — Dibuka sebuah parade membentuk konfigurasi huruf "INA" sebagai kependekan dari penulisan Indonesia, mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Ritsumeikan APU Indonesia Society (APU-INA) kembali menyelenggarakan pesta tahunan "Indonesian Week 2014". Jumat (20/6/2014) malam nanti, seperti juga tahun-tahun sebelumnya, puncak pergelaran Indonesia Week akan menjadi momentum paling ditunggu oleh para mahasiswa internasional di kampus itu.

Selama sepekan ini, segala hal berbau Indonesia memang telah menjadi "santapan utama" para mahasiswa internasional di kampus Ritsumeikan Asia Pacific University (Ritsumeikan APU) di Beppu, Jepang. Mulai dari sajian kuliner sampai pentas seni budaya, semua disediakan dan diperkenalkan kepada semua mahasiswa asing di situ. Persis sesuai tema Indonesia Week tahun ini, "All Ai Indonesia" atau Semua Cinta Indonesia.

Stan Indonesian Corner, misalnya. Di sini, para pelajar Indonesia mengajak para mahasiswa internasional menikmati pernak-pernik khas Indonesia. Bertema keanekaragaman budaya Indonesia, di sini para mahasiswa asing dapat menikmati berbagai makanan, permainan tradisional, serta mencoba mengenakan pakaian tradisional yang disediakan panitia. 

Hal paling unik, para mahasiswa asing juga dapat mengikuti kegiatan yang disebut dengan Tujuh Belasan. Kegiatan tersebut tak ubahnya lomba perayaan Kemerdekaan RI yang kerap digelar masyarakat Indonesia di Tanah Air. Hanya saja, pesertanya kali ini adalah mahasiswa internasional di APU.   

Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, malam nanti pelaksanaan Grand Show Indonesia Week 2014 akan menjadi acara paling dinantikan. Grand Show merupakan pertunjukan kolosal tari tradisional dan musik Indonesia yang dikemas apik dalam sebuah drama sebagai puncak acara Indonesia Week 2014.

"Kami ingin tampilkan lagi sesuatu yang berbeda tahun ini dan tetap menonjolkan kolaborasi seni pertunjukan, musik, dan tarian tradisional yang melibatkan para mahasiswa internasional lainnya sebagai pemain dan penari," ujar Ketua Indonesia Week 2014, Yesaya, kepada Kompas.com.

Mengambil kisah-kisah tematik berbau Indonesia, pentas drama dan tari kolosal kali ini juga diharapkan menjadi penutup yang manis. Jika tahun lalu berlatar belakang kisah "Malin Kundang", tahun ini Grand Show mengambil tema cerita letusan Krakatau pada 1883 yang digabung dengan kisah romantika percintaan "Galih dan Ratna" yang populer pada 1979.

Kisah bermula dari seorang pria tua menceritakan kehidupan lawas yang terlupakan, yaitu letusan Krakatau 1883. Kejadian itu dimulai ketika manusia dan dewa hidup berdampingan.

Hingga suatu hari, pada bulan Agustus tahun 1883, dewa yang jahat, Karna, kembali ke bumi dan ingin melanjutkan apa yang tersisa dan dibatalkan oleh Arjuna pada 300 tahun lalu, yaitu membuka gerbang antara Neraka dan Bumi. Namun, gerbang tersebut hanya dapat dibuka dengan darah seorang gadis cantik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alkisah, di sebuah desa, tengah dirayakan kemenangan Arjuna melawan Karna. Semua orang di desa pergi ke pesta, termasuk Ratna. Dia sengaja bertemu Galih, seorang anak laki-laki sederhana yang benar-benar tertarik pada Ratna.

Mereka akhirnya pergi ke pesta dan akhirnya bertemu Karna, siapa yang tengah mencari gadis cantik untuk membuka gerbang Neraka dan Bumi. Galih sangat takut akan Karna dan rencananya mengambil Ratna untuk tujuannya itu. Jika Karna memakai darah Ratna untuk membuka gerbang, maka kekasihnya itu akan diangkut ke lain waktu dan tempat yang jauh darinya? Apakah itu akan berhasil?

Namun, lebih dari itu, akankah tema "Galih dan Ratna" di sini tetap menjadi kisah "roman picisan" seperti di filmnya yang populer pada era 70-an di Tanah Air? Kita tunggu saja! Malam nanti, "Galih dan Ratna" akan bikin penasaran publik internasional Jepang di kampus Ritsumeikan APU.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.