Ingat... Jangan Pernah Gampangkan Perkuliahan Sistem "Online"!

Kompas.com - 24/06/2014, 17:43 WIB
Perkuliahan secara online diadakan berupa forum diskusi dalam sistem berbentuk blog. Pada forum diskusi itulah, kemudian dosen mencetuskan topik diskusi dengan berpedoman pada silabus perkuliahan. www.shutterstock.comPerkuliahan secara online diadakan berupa forum diskusi dalam sistem berbentuk blog. Pada forum diskusi itulah, kemudian dosen mencetuskan topik diskusi dengan berpedoman pada silabus perkuliahan.
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com — Pertumbuhan sistem pembelajaran online membuat banyak hal lebih mudah dikerjakan mahasiswa. Hanya dengan bermodalkan perangkat teknologi, sering kali studi dengan sistem online terasa digampangkan. Bahkan, tak jarang ada yang memandang sebelah mata sistem ini.

Namun, tidak demikian menurut pandangan Head of Program MM Online Binus Bussiness School, Tengku Mohd Khairal Abd. Meskipun sistem online itu mudah, Tengku tidak ingin membuat orang menggampangkan sistem perkuliahan secara online (Baca: Mutlak, Metode "Online Learning" Bikin Mahasiswa Lebih Disiplin!).

"Saya ingin menghilangkan image perkuliahan online itu gampang," ujar Tengku, Selasa (24/6/2014).

Perkuliahan sistem online mulai diperkenalkan oleh BINUS Business School pada akhir 2013 lalu dengan masa aktif kuliah sekitar Maret 2014. Perkuliahan online itu sendiri baru diterapkan pada bidang studi Magister Management sehingga dikenal dengan MM Online.

"Pada MM Online pertemuan tatap muka dua kali setiap mata kuliah, satu kali di awal dan satu kali di akhir. Pada pertemuan akhir digabungkan dengan ujian. Pertemuan di tengah kita pakai video conference, tergantung total SKS," kata Tengku.

Namun, meskipun berbasis online, sesuai peraturan pendidikan tinggi yang menyatakan perkuliahan paling tidak sekurang-kurangnya harus dilakukan dengan tatap muka sebanyak 30 persen, maka tatap muka diadakan pada awal dan akhir mata kuliah dengan total 39 SKS dan masa kuliah 3 semester.

"Per semester ada 4 atau 5 mata kuliah," kata Tengku.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Live streaming yang dilakukan pada tengah semester itu termasuk pertemuan tatap muka. Kita menentukan dari jauh-jauh hari. Hari dan jam sekian harus stand by sehingga si mahasiswa bisa mencari koneksi internet yang bagus," katanya lagi.

www.shutterstock.com Keaktifan mahasiswa dinilai dari komentar-komentar yang mereka berikan. Adapun dosen hanyalah sebagai moderator forum tersebut.
Antusiasme

Mulanya, perkuliahan online tersebut diadakan untuk memudahkan mahasiswa yang tidak punya waktu kuliah konvensional dengan tatap muka di kelas agar tetap dapat menikmati pendidikan. Dengan sistem online, mahasiswa bisa belajar di mana saja mereka berada.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X