Nestle Bongkar Rahasia Strategi "Branding"-nya

Kompas.com - 26/05/2015, 10:56 WIB
Setiap brand mempunyai kerangka ide berbeda. Bagi Nestle misalnya, semua produk Nestle harus mengedepankan kesehatan dan kebaikan hidup. Adhis AnggianySetiap brand mempunyai kerangka ide berbeda. Bagi Nestle misalnya, semua produk Nestle harus mengedepankan kesehatan dan kebaikan hidup.
|
EditorLatief

Loyalitas konsumen

Setelah konsumen mendapatkan pengalaman dari brand tersebut, di situlah saatnya menghadapi kebenaran. Jika mereka suka, mereka akan loyal terhadap brand dan tak sungkan menyebarluaskan kepada orang lain.

"Kalau pengalaman yang didapat tidak mengenakkan, entah karena pelayanan jelek atau cacat produk, mereka tidak mau mencoba lagi. Atau, malah mereka tidak mendapatkan pengalaman apa-apa. Itu juga gawat," kata Dede.

Menanggapi hal itu, Head of Undergraduate Program of Marketing di Fakultas Business Binus International Agustinus, Nicolaas Hillebrandes Oroh, mengatakan bahwa acara diskusi semacam itu sangat diperlukan mahasiswa, terutama mereka yang mendalami bidang pemasaran. Karena itu, pihaknya bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan multinasional untuk membagi pengalamannya.

"Mahasiswa dapat belajar mengembangkan kemampuan profesional dalam membuat keputusan marketing atau management dari orang-orang seperti Pak Dede ini. Harapannya, setelah lulus mereka mampu bekerja di perusahaan level multinasional," ujarnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X