Kompas.com - 14/09/2015, 12:35 WIB
|
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Universitas Nasional (Unas) menyelenggarakan wisuda periode kedua untuk tahun akademik 2014/2015, Minggu (13/9/2015). Selain mewisuda para mahasiswanya, Unas juga mewisuda mahasiswa asing yang menyelesaikan studinya di kampus tersebut.

Pada penyelenggaraan wisuda tahun ini, ada 601 mahasiswa Unas dan 12 mahasiswa asing yang memperoleh gelar sarjana dan pascasarjana. Mahasiswa asing yang berasal dari Republik Rakyat China selama kurang lebih dua tahun telah menempuh studi ekonomi dan sastra Indonesia untuk meneruskan studi diploma yang sebelumnya telah diambil di negara asalnya.

"Kerja sama yang dijalin dengan Guangxi University memang meliputi pertukaran pelajar dan dosen serta transfer kredit antarakedua pihak," ujar Rektor Universitas Nasional El Amry Bermawi Putera pada sambutan acara wisuda di Jakarta Convention Center, Minggu.

El Amry menambahkan, selain pertukaran pelajar antara Guagxi University, Unas juga bekerja sama dengan perguruan tinggi lainnya di China pada tahun akademik 2015/2016 ini. Sebanyak 28 mahasiswa asal China mengambil program studi S-1 Ekonomi, Hukum, Bahasa dan Sastra, serta Pascasarjana Ilmu Manajemen.   

Unas juga melakukan kerja sama internasional melalui program Darmawisata Republik Indonesia. Tahun ini, ada delapan mahasiswa asing akan mempelajari bahasa Indonesia dari Italia, Rusia, Uzbekistan, Korea Selatan, Kamboja, Thailand, dan Timor Leste. 

El Amry menambahkan, selain kerja sama dengan perguruan tinggi asing, kerja sama internasional juga dilakukan dengan Organisasi Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara. Dengan adanya kerja sama ini, menurut dia, para dosen Unas bisa melakukan penilitian di negara lain yang menjadi anggota organisasi tersebut.

Liang Yuxue, seorang mahasiswa asing asal China, mengatakan bahwa tahun ini dirinya akan meneruskan pendidikan pascasarjana bidang Sains Manajemen di Unas. Yuxue mengaku lingkungan akademik di sini cukup nyaman.

Hibah

Tahun ini Unas kembali mendapatkan penghargaan dari Kopertis Wilayah Tiga sebagai perguruan tinggi sehat dalam kategori sehat murni. Dengan penghargaan itu, Unas berhak menerima dana hibah senilai Rp 800 juta untuk memperkuat laboratoriumnya.

"Dari 360 perguruan tinggi swasta di kopertis wilayah tiga, hanya 99 PTS yang lulus seleksi. Unas merupakan salah satu dari 99 PTS yang terpilih sebagai kategori sehat murni," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kamahasiswaan, Iskandar Fitri.

Fitri menambahkan, dalam kategori PTS sehat murni itu, hibah yang diterima bukan berupa dana tunai, melainkan perlengkapan untuk mendukung operasional laboratorium senilai Rp 800 juta. Hibah tersebut diberikan untuk laboratorium Program Studi Ilmu Keperawatan dan Bahasa Korea.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.