Kompas.com - 19/10/2015, 08:07 WIB
Suasana di kampus International Communication di Hanze University of Applied Sciences, Groningen, Kamis (5/3/2015). M Latief/KOMPAS.comSuasana di kampus International Communication di Hanze University of Applied Sciences, Groningen, Kamis (5/3/2015).
|
EditorPalupi Annisa Auliani

KOMPAS.com – Jika saat ini Anda berencana melamar beasiswa untuk kuliah di Belanda, apa persyaratan umum yang perlu disiapkan? Pertama-tama, tentu saja calon penerima beasiswa harus terlebih dulu diterima di perguruan tinggi pilihan lalu mengajukan lamaran beasiswa itu.

Umumnya, berkas yang diperlukan untuk itu adalah ijazah dan sertifikat TOEFL atau IELTS dengan kriteria tertentu. Berkas lain mungkin diwajibkan, tergantung bidang studi yang diambil. Lalu, setelah semua persyaratan siap, Anda masih harus menulis "motivation letter" atau surat motivasi.

Tak boleh sembarangan, banyak calon mahasiswa dianggap gagal akibat menyepelekan "surat sakti" ini. Bahkan, ada juga yang melakukan tindakan plagiat atau istilahnya "copy paste" surat motivasi milik orang lain.

"Dari motivation letter itu sangat mudah kelihatan si pelamar serius atau tidak studi ke Belanda. Saya akui, banyak di antara pelajar tak terbiasa mendefinisikan motivasinya sendiri," kata Indy Hardono, Koordinator Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, seperti dikutip Kompas.com pada Jumat (6/3/2015).

Memang, budaya menulis pelajar Indonesia masih rendah. Menurut Indy, hal ini membuat anak-anak Indonesia kesulitan mengungkapkan pendapat lewat tulisan, termasuk saat mengungkapkan motivasi dalam meraih beasiswa dan pilihan studi.

Meningkatkan "nilai jual"

Pertanyaannya sekarang, sedemikian pentingkah surat motivasi sehingga memerlukan perhatian khusus calon pelamar beasiswa? Tentu saja, penting. Menurut Marlindah JSA, alumnus Belanda dari Universitas Utrecht kepada Kompas.com, surat motivasi yang baik akan meningkatkan kesempatan si pelamar untuk dapat diterima di perguruan tinggi atau universitas tujuan studinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di situ kita tuliskan apa saja yang telah mempengaruhi perjalanan karier kita, professional interest kita, apa rencana berikutnya baik pada saat menulis Statement of Purpose tersebut maupun setelah menyelesaikan studi kita di perguruan tinggi yang akan kita tuju," ujarnya.

Surat motivasi harus bisa menggambarkan latar belakang dan "goals" se-konkret mungkin. Surat yang ditulis dengan tulus dan serius akan meningkatkan "nilai jual" Anda di mata pemberi beasiswa dan perguruan tinggi yang dituju.

M Latief/KOMPAS.com Mahasiswa Indonesia di acara StuNed Day 2015, di KBRI Den Haag, Belanda, Sabtu (7/3/2015). Pada awal-awal kuliah semester pertama, ibarat bulan madu, semua yang terlihat dan terasa begitu indah di Belanda.

Tujuan jelas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X