Kompas.com - 23/01/2018, 07:27 WIB
|
EditorLatief

KOMPAS.com -  Awal tahun merupakan waktu yang tepat bagi calon mahasiswa untuk melamar aplikasi beasiswa ke Luar Negeri, terutama Belanda. Ada beberapa pendaftaran beasiswa yang sudah dibuka, misalnya Studeren in Nederland (StuNed) dan Orange Tulip Scholarship.

StuNed merupakan beasiswa yang terhitung favorit bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S-2 ke Belanda. Alasannya, StuNed merupakan beasiswa penuh (full scholarship) yang menanggung biaya kuliah, biaya hidup, dan juga ongkos perjalanan.

Selain itu, beasiswa StuNed juga terbuka untuk fresh graduate. Salah satu syarat pendaftarannya adalah pelamar sudah harus memiliki surat penerimaan atau Letter of Acceptance (LoA) dari universitas pilihannya.

Bagi peminat yang hendak melamar sebaiknya segera menyiapkannya karena pendaftaran aplikasi untuk StuNed akan ditutup 15 Maret 2018 nanti. Untuk itu, informasi lengkapnya dapat dilihat melalui laman www.nesoindonesia.or.id/beasiswa/stuned.

Holland Scholarship Day dihadiri oleh ratusan peserta yang berminat untuk melanjutkan studi di luar negeri seperti Belanda.Dok. Twitter Nuffic Neso Holland Scholarship Day dihadiri oleh ratusan peserta yang berminat untuk melanjutkan studi di luar negeri seperti Belanda.
Program StuNed merupakan beasiswa bilateral telah berlangsung sejak 2000 dan menghasilkan lebih dari 4.000 alumni dari berbagai bidang studi. Jika lolos, penerima beasiswa dapat langsung memulai kuliahnya di Belanda pada September 2018.

Sementara itu, beasiswa lainnya ada Orange Tulip Scholarship. Calon mahasiswa tak perlu sampai memiliki LoA dulu untuk mendaftar beasiswa ini.

Berbagai ketentuan, skema, dan persyaratan beasiswa pada tiap program maupun institusi tak selalu sama. Karenanya, mahasiswa perlu cermat untuk melihatnya mulai dari laman www.nesoindonesia.or.id/beasiswa/orange-tulip-scholarship. Pendaftaran beasiswa Orange Tulip Scholarship berakhir pada 1 Februari 2018.

Tips penting saat melamar

Pemberi beasiswa tentu memiliki persyaratan dan kriteria tertentu untuk calon pelajar yang akan mendapat beasiswa. Selain Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), surat rekomendasi, dan skor IELTS, motivation letter yang dibuat pelamar beasiswa juga hal yang tak kalah penting.

Koordinator tim beasiswa Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono, mengatakan bahwa motivasi seseorang ingin melanjutkan studi ke luar negeri merupakan hal paling penting dalam memberikan beasiswa.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.