UI Terima 1.628 Mahasiswa Jalur SNMPTN - Kompas.com

UI Terima 1.628 Mahasiswa Jalur SNMPTN

Kompas.com - 17/04/2018, 21:15 WIB
Tidak berselang lama, Universitas Indonesia langsung mengumumkan mahasiswa baru dari jalur SNMPTN 2018https://twitter.com/univ_indonesia Tidak berselang lama, Universitas Indonesia langsung mengumumkan mahasiswa baru dari jalur SNMPTN 2018
 
KOMPAS.com - Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SNMPTN) sudah diumumkan Selasa (17/5/2018) sore tadi. Tak lama berselang lama jadwal pengumuman resmi itu, Universitas Indonesia ( UI) langsung mengeluarkan rilis resmi jumlah mahasiswa baru yang diterima melalui jalur tersebut.
 
Kepala Humas UI, Dr. Rifelly Dewi Astuti menuturkan tahun ini UI menerima 1.628 mahasiswa baru dari jalur SNMPTN. Rifelly menambahkan, UI menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur penerimaan, yaitu SNMPTN, SBMPTN, serta SIMAK UI untuk program pendidikan Vokasi, S1 kelas Paralel dan KKI serta S2 dan S3.
 
UI mewajibkan calon mahasiswa untuk melakukan konfimasi registrasi secara online melalui penerimaan.ui.ac.id paling lambat 23 April 2018, termasuk konfirmasi pilihan kelas. Untuk pembayaran pendidikan, pihak UI memberikan batas waktu antara 18 April sampai dengan 7 Mei 2018 melalui beberapa bank dengan menggunakan Nomor Penerimaan Mahasiswa (NPM) yang diperoleh saat pengumuman SNMPTN. 
 
Selanjutnya verifikasi kelengkapan akademik akan dilaksanakan pada 5 sampai 7 Mei 2018 di Balairung UI, Kampus Depok. PTN tersebut mewajibkan calon mahasiswa baru hadir sendiri atau tidak dapat diwakilkan.
 
Registrasi ulang khusus bagi calon siswa dengan bidang studi IPA dijjadwalkan pada 8 Mei 2018 mulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB. Adapun siswa bidang studi IPS selambatnya hadir pukul 12.00 - 16.00.
 
Para calon mahasiswa UI yang lulus melalui jalur SNMPTN ini juga dapat memantau prosedur penerimaan melalui akun Twitter resmi mereka di https://twitter.com/univ_indonesia.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Komentar

Terkini Lainnya

Takut Ditangkap Polisi, Mahasiswa Melompat ke Jurang Hingga Tewas

Takut Ditangkap Polisi, Mahasiswa Melompat ke Jurang Hingga Tewas

Regional
Komnas HAM Rancang Mediasi Pemerintah dan Masyarakat Penolak Bandara

Komnas HAM Rancang Mediasi Pemerintah dan Masyarakat Penolak Bandara

Regional
Vokasi UI: Menimbang Positif dan Negatif Palangka Raya jadi Ibukota RI

Vokasi UI: Menimbang Positif dan Negatif Palangka Raya jadi Ibukota RI

Edukasi
Dede Idol dan Kakaknya Mencuri karena Desakan Ekonomi

Dede Idol dan Kakaknya Mencuri karena Desakan Ekonomi

Megapolitan
Hendak Antar Nasi untuk Pembantu, Seorang ASN Tewas Terlindas Truk

Hendak Antar Nasi untuk Pembantu, Seorang ASN Tewas Terlindas Truk

Regional
Bangun Akses Pemadam dan Halte Busway, PT MRT Rekayasa Lalu Lintas

Bangun Akses Pemadam dan Halte Busway, PT MRT Rekayasa Lalu Lintas

Megapolitan
'TPU Tegal Alur Banyak yang Kosong, cuma Warga Enggak Mau ke Sana...'

"TPU Tegal Alur Banyak yang Kosong, cuma Warga Enggak Mau ke Sana..."

Megapolitan
Dalam 12 Hari, Polisi Tangkap 38 Maling, Begal dan Perampok

Dalam 12 Hari, Polisi Tangkap 38 Maling, Begal dan Perampok

Regional
Diminta Berhenti Berjualan Sementara, Pedagang Jatibaru Tak Diberikan Lokasi Relokasi

Diminta Berhenti Berjualan Sementara, Pedagang Jatibaru Tak Diberikan Lokasi Relokasi

Megapolitan
TNI-Polri: Stigma Mimika Rawan Konflik Pemilu Adalah Keliru

TNI-Polri: Stigma Mimika Rawan Konflik Pemilu Adalah Keliru

Regional
16 Perempuan Indonesia Dijual Rp 400 Juta ke China dan Dikawinkan Paksa

16 Perempuan Indonesia Dijual Rp 400 Juta ke China dan Dikawinkan Paksa

Nasional
Produsen Tempe dan Tahu Mengadu ke Mendag soal Dampak Kenaikan Dollar

Produsen Tempe dan Tahu Mengadu ke Mendag soal Dampak Kenaikan Dollar

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengemudi Ojek Online Pengguna “Tuyul” di Palembang

Polisi Tangkap Pengemudi Ojek Online Pengguna “Tuyul” di Palembang

Regional
Ombudsman Temukan 'Paket Hemat' Bikin SIM, Polres Tangerang Kota Nyatakan Bebas Calo

Ombudsman Temukan "Paket Hemat" Bikin SIM, Polres Tangerang Kota Nyatakan Bebas Calo

Megapolitan
Gerakan #BersihkanIndonesia Tantang Capres Tinggalkan Energi Batu Bara

Gerakan #BersihkanIndonesia Tantang Capres Tinggalkan Energi Batu Bara

Regional
Close Ads X