"Ojek Lusi" dan "Identitas" di UMN Screen 2018

Kompas.com - 03/05/2018, 19:11 WIB
Pembukaan UMN Screen 2018 dilakukan bertepatan pada hari Hardiknas (2/5/2018) dan ditandai dengan pemutaran film dokumenter Ojek Lusi Dok. UMN ScreenPembukaan UMN Screen 2018 dilakukan bertepatan pada hari Hardiknas (2/5/2018) dan ditandai dengan pemutaran film dokumenter Ojek Lusi

KOMPAS.com - Program Studi Film dan Televisi, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Multimedia Nusantara ( UMN) kembali mengadakan "UMN Screen" yang kini telah memasuki tahun ke-6.

Acara tahunan yang diadakan sejak tahun 2013 ini bertujuan memperkenalkan karya terbaik mahasiswa UMN terutama di bidang film dan animasi kepada publik.

Tema “Identitas” diangkat menjadi tema UMN Screen 2018. Identitas dianggap sebagai sesuatu yang melekat dan merupakan keadaan khusus yang menjadi ciri individu atau suatu kelompok. Identitas menjadi refleksi diri dan persepsi orang lain terhadap diri.

"Film menjadi bentuk 'Identitas' pembuat film untuk menunjukkan sudut pandang terhadap isu tertentu," jelas Humas UMN Screen 2018 Joshua Manday kepada Kompas.com.

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (2/5/2018) UMN Screen memutar film dokumenter "Ojek Lusi" di GoetheHaus, Menteng, Jakarta.

Baca juga: Terobosan Pembelajaran Kolaboratif di UMN

"Ojek Lusi” merupakan film dokumenter karya sutrada Winner Wijaya dan produser Antonius Willson yang mengangkat isu Lumpur Sidoarjo.

Film ini berhasil meraih Juara 2 Festival Film Puskat 2017 dan baru saja meraih Film Terbaik Dokumenter Mahasiswa Malang Film Festival 2018.

Film mengangkat isu sebelas tahun setelah Lumpur Sidoarjo atau "Lusi" yang menyembur dan menenggelamkan enam belas desa di tiga kecamatan. Beberapa warga korban lumpur mencari penghasilan dengan menjadi tukang ojek dan tour guide di daerah "wisata lumpur" itu.

Festival film akan berlanjut hingga 4 Mei 2018 mengambil tempat di Lecture Theater,
UMN, Tangerang Selatan.

UMN Screen 2018 telah menyeleksi 29 film pendek dengan tema identitas yang beragam dan merupakan karya terbaik mahasiswa UMN.

Disamping pemutaran program utama tersebut, UMN Screen mengadakan Lomba “Art in Motion” pada 3 Mei 2018 dan Special Screening “Night Bus” (Film Terbaik FFI 2017) pada 4 Mei 2018.

Ada 3 jenis lomba “Art in Motion” yang baru diadakan untuk pertama kalinya yakni lomba Character Design, lomba Story Board dan lomba Sound Design. Dalam acara juga akan diisi dengan talkshow bersama para juri lomba dan penyerahan hadiah bagi para pemenang. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X