5 PTN Paling Diminati di SBMPTN 2018

Kompas.com - 08/05/2018, 12:50 WIB
Salah satu peserta ujian SBMPTN berbasis cetak yang diadakan hari ini (8/5/2018) di salah satu panitia lokal Jakarta, Kampus UI Depok.Dok. Kompas.com Salah satu peserta ujian SBMPTN berbasis cetak yang diadakan hari ini (8/5/2018) di salah satu panitia lokal Jakarta, Kampus UI Depok.

 

KOMPAS.com - Hari ini (8/5/2018) dilaksanakan ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018. Ujian tulis dilaksanakan secara serentak di 42 Panitia Lokal (Panlok) yang terdiri dari 85 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

Ujian SBMPTN 2018 diikuti sebanyak 860.001 peserta terdiri dari peserta Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) 833.820 peserta dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta. 

Berdasarkan data Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2018, ada 5 PTN yang paling diminati pada SBMPTN tahun ini yakni:

1. Universitas Indonesia diikuti 52.591 peserta

2. Universitas Gadjah Mada 46.095 peserta

3. Universitas Padjadjaran 44.138 peserta

4. Universitas Brawijaya 36.468 peserta

5. Universitas Hasanuddin 35.253 peserta

Baca juga: Hari Ini 74.927 'Pejuang SBMPTN' Bertempur di Jakarta

Dari sisi jumlah peserta, Kompas.com memperoleh konfirmasi dari sebagai berikut:

1. Panlok 30-Jakarta diikuti 74.927 peserta

2. Panlok 14-Medan diikuti 63.357 peserta

3. Panlok 50-Surabaya diikuti 60.727 peserta

4. Panlok 34-Bandung diikuti 56.069 peserta

5. Panlok 82-Makasar diikuti 51.800 peserta

Kelompok ujian SBMPTN terbagi menjadi  jenis, yaitu:

Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek)

Materi ujian meliputi Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek).

Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum)

Materi ujian meliputi Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sosial Humaniora (TKD Soshum)

Kelompok Ujian Campuran

Materi ujian meliputi TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.

Data peserta berdasarkan kelompok ujian yakni 341.290 peserta Saintek, 359.140 peserta Soshum dan 159.571 peserta Campuran.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Ditjen Pemasyarakatan Serahkan Kartu Identitas untuk 1.103 Anak dari LPKA

Ditjen Pemasyarakatan Serahkan Kartu Identitas untuk 1.103 Anak dari LPKA

Nasional
Mau Naik MRT? Pahami Dulu Aturan dan Larangan Berikut Ini...

Mau Naik MRT? Pahami Dulu Aturan dan Larangan Berikut Ini...

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Jokdri Diperiksa soal Barang Bukti dan Aliran Dana

Kuasa Hukum Sebut Jokdri Diperiksa soal Barang Bukti dan Aliran Dana

Megapolitan
Caleg Jadi Bos Komplotan Pencuri, Alasannya Butuh Duit untuk Kampanye

Caleg Jadi Bos Komplotan Pencuri, Alasannya Butuh Duit untuk Kampanye

Regional
Tak Diberi Uang Jajan, Seorang Pemuda Rusak Kios dan Ancam Bunuh Abangnya

Tak Diberi Uang Jajan, Seorang Pemuda Rusak Kios dan Ancam Bunuh Abangnya

Regional
Survei Vox Populi: Jokowi-Ma'ruf 54,1 Persen, Prabowo-Sandiaga 33,6 Persen

Survei Vox Populi: Jokowi-Ma'ruf 54,1 Persen, Prabowo-Sandiaga 33,6 Persen

Nasional
KPU Batalkan Keikutsertaan 6 Parpol Dalam Pemilu di NTT

KPU Batalkan Keikutsertaan 6 Parpol Dalam Pemilu di NTT

Regional
Akses Halte Bundaran HI ke Stasiun MRT Belum Ramah Disabilitas

Akses Halte Bundaran HI ke Stasiun MRT Belum Ramah Disabilitas

Megapolitan
Enam Anggota DPRD Babel Korban Lion Air JT 610 Tuntas di PAW

Enam Anggota DPRD Babel Korban Lion Air JT 610 Tuntas di PAW

Regional
TKN: Di Tempat Kami Enggak Ada Orang seperti Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Amien Rais...

TKN: Di Tempat Kami Enggak Ada Orang seperti Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Amien Rais...

Nasional
KPU Kepri Coret 6 Parpol karena Tak Laporan Dana Kampanye

KPU Kepri Coret 6 Parpol karena Tak Laporan Dana Kampanye

Regional
Peringati Hari Jadi Ke-484 Masjid Menara Kudus, Simbol Toleransi Umat Beragama

Peringati Hari Jadi Ke-484 Masjid Menara Kudus, Simbol Toleransi Umat Beragama

Regional
Banyak Kekerasan terhadap Pers, AJI Bentuk Komite Keselamatan Jurnalis

Banyak Kekerasan terhadap Pers, AJI Bentuk Komite Keselamatan Jurnalis

Nasional
Kuasa Hukum Bantah Jokdri Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola

Kuasa Hukum Bantah Jokdri Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola

Megapolitan
Trump Puas Tuduhan Dirinya Berkonspirasi dengan Rusia Tak Terbukti

Trump Puas Tuduhan Dirinya Berkonspirasi dengan Rusia Tak Terbukti

Internasional


Close Ads X