Tertarik Ikut Ujian Nasional Perbaikan? Ini Syarat dan Prosedurnya - Kompas.com

Tertarik Ikut Ujian Nasional Perbaikan? Ini Syarat dan Prosedurnya

Kompas.com - 16/05/2018, 10:43 WIB
Info grafis prosedur pelaksanaan Ujian Nasional Perbaikan 2018Dok. unp.kemdikbud Info grafis prosedur pelaksanaan Ujian Nasional Perbaikan 2018

KOMPAS.com Dikutip dari instagram resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) @kemdikbud.ri,  Ujian Nasional Perbaikan (UNP) tahun 2018 akan diselenggarakan pada bulan Juli dengan dua pilihan jadwal yaitu 24-26 Juli 2018, atau 27-29 Juli 2018.

Peserta UNP adalah peserta Ujian Nasional yang nilai mata pelajaran UN belum mencapai standar kompetensi yang ditetapkan, yakni 55,0.

Persyaratan bagi peserta yang akan mengikuti UNP yakni:

1. Memiliki ijazah atau ijazah sementara/surat keterangan kelulusan yang telah dilegalisir; dan

2. Membawa Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) terakhir atau SHUN sementara yang telah dilegalisir.

Prosedur bagi peserta yang ingin memperbaiki nilai UN diantaranya:

1. Calon peserta memilih lokasi UNP yang dapat diakses melalui laman resmi UNP di https://unp.kemdikbud.go.id

2. Calon peserta langsung mendaftar ke sekolah yang ditunjuk dengan membawa persyaratan di atas.

Baca juga: Ada Ujian Nasional Perbaikan Catat Jadwal dan Ketentuannya

3. Petugas pendaftaran akan melakukan verifikasi keabsahan dokumen yang dibawa calon peserta UNP.

4. Petugas pendaftaran akan melakukan input data calon peserta UNP yang meliputi: nomor UN calon peserta dan mata pelajaran yang ingin diperbaiki nilainya. Petugas kemudian akan mencetak kartu peserta UNP.

5. Peserta kemudian melakukan login pendaftaran dengan menggunakan user dan password yang tercantum pada kartu peserta UNP.

Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi mengatakan, BSNP tengah mempertimbangkan kemungkinan UNP juga dapat diikuti oleh siswa yang nilainya sudah mencapai standar, namun tetap ingin memperbaikinya.

Hal ini dilakukan untuk mengakomodasi siswa yang ingin memperbaiki nilai UN karena ada standar nilai khusus dari perguruan tinggi yang ditujunya.


 

 


Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X