Mendorong Anak-anak dengan Kanker Sebagai Inspirasi Positif - Kompas.com

Mendorong Anak-anak dengan Kanker Sebagai Inspirasi Positif

Kompas.com - 12/06/2018, 07:00 WIB
Para karyawan dan tenaga pemasaran Tokio Marine Life  mengajarkan anak-anak dengan kanker dari Yayasan Kanker Anak Indonesia berbagai macam keterampilan kreatif. Mereka mengajarkan kerajinan tangan, bernyanyi, mewarnai, dan lain-lainnya. Dok Tokio Marine Life Para karyawan dan tenaga pemasaran Tokio Marine Life mengajarkan anak-anak dengan kanker dari Yayasan Kanker Anak Indonesia berbagai macam keterampilan kreatif. Mereka mengajarkan kerajinan tangan, bernyanyi, mewarnai, dan lain-lainnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menumbuhkan kebahagiaan dan kebanggaan pada diri anak-anak dengan kanker tidak cukup hanya dengan kunjungan, tapi harus lewat upaya memotivasi mereka dalam karya kreatif. Anak-anak dengan kanker yang menghasilkan karya fungsional walaupun dalam kondisi sakit bisa menjadi sumber inspirasi positif bagi lingkungan dan masyarakat lebih luas.

Hal tersebut dikatakan Chief Marketing Officer Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Sudyawi Sahlan, Minggu (10/6/2018), usai mengajak partisipasi para karyawan dan tenaga pemasaran agar mengajarkan anak-anak dengan kanker dari Yayasan Kanker Anak Indonesia berbagai macam keterampilan kreatif. Mereka mengajarkan kerajinan tangan, bernyanyi, mewarnai, dan lain-lainnya.

"Terutama karya kreasi fungsional anak-anak hebat ini akan kami pasarkan sebagai cinderamata. Seluruh hasil jualannya nanti akan diberikan untuk keperluan pengobatan anak-anak dengan kanker," kata Sudyawi.

Sudyawi mengatakan, cara ini diharapkan bisa memotivasi para individu untuk mempunyai semangat kuat sebagai duta inspirasi bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya.
Untuk itulah, lewat kampanye sosial bertagar siap berkarya dan berdaya bagi generasi penerus bangsa, Tokio juga memberikan sarana kreatif kepada anak-anak, mulai tas, cat, dan perlengkapan lain untuk mereka berkarya mewarnai tas-tas tersebut," urai Sudyawi.

Seluruh uang hasil penjualan tersebut akan sepenuhnya diserahkan kepada YKAI. Hingga Desember 2018 nanti, tambah dia, Tokio menargetkan memberikan sebanyak 500 tas sebagai bekal anak-anak dengan kanker itu berkarya. 

Dewan Pengawas YKAI Yayasan Kanker Anak Indonesia, Ruth Setiabudi, menjelaskan kerjasama tersebut akan terus dilakukan terjalin mengingat dampak positif yang diberikan oleh kegiatan ini bagi orang tua dan anak-anak dengan kanker.

"Karena yang bisa dipetik dari kegiatan semacam ini adalah anak-anak dengan kanker itu bisa bersosialisasi dengan teman-teman lain sehingga tidak merasa berkecil hati karena banyak teman-teman yang berjuang seperti mereka," kata Ruth yang mendorong anak-anak tersebut mengisi waktu luangnya dengan membuat craft berdesain lucu dan unik.

Saat ini, jumlah anak-anak dengan kanker yang ditangani oleh YKAI sebanyak 328 anak. Ruth juga berharap partisipasi publik dan korporasi lain bisa bekerjasama dan berpartisipasi untuk mendukung program penyembuhan anak-anak dengan kanker di Indonesia.

"Melalui Program CSR seperti ini bantuan itu tidak hanya secara finansial, tapi juga partisipasi langsung untuk perubahan positif jangka panjang.


EditorLatief

Terkini Lainnya

Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Minta Bunga KUR Turun Tahun Ini

Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Minta Bunga KUR Turun Tahun Ini

Megapolitan
Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Regional
Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Megapolitan
Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Regional
Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Megapolitan
5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

Edukasi
Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Megapolitan
Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Regional
Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Megapolitan
BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

Megapolitan
Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Nasional
Ada Fenomena 'Supermoon', BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Ada Fenomena "Supermoon", BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Regional
Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Nasional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

Megapolitan
Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional

Close Ads X