Mengembangkan Kreativitas Anak di Rumah

Kompas.com - 19/06/2018, 20:20 WIB
sand and water table, meja pasir dan air yang dilengkapi dengan banyak mainan untuk melatih kreativitas anakKompas.com/Laura Arya Wienanta sand and water table, meja pasir dan air yang dilengkapi dengan banyak mainan untuk melatih kreativitas anak

 

KOMPAS.com - Kreatif dan inovatif menjadi kunci utama kesuksesan di era milenial saat ini. Suasana dan pembiasaan di rumah oleh orangtua menjadi salah satu faktor utama dalam menumbuhkan anak-anak yang kreatif dan inovatif.

Psikolog Evlyne S.Psi dari IPEKA Counseling Center, dikutip dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud, menyebutkan ada beberapa tips yang perlu orang tua lakukan untuk menggembangkan suasana dan pembiasaan di rumah oleh orangtua menjadi salah satu faktor utama dalam menumbuhkan anak-anak yang kreatif dan inovatif. dalam diri anak:

1. Tumbuhkan kebiasaan berdiskusi di dalam keluarga 

Orangtua dapat menentukan pokok bahasan apa saja yang dapat didiskusikan bersama anak. Misalnya, menentukan tempat wisata yang akan dikunjungi, hadiah ulang tahun untuk ayah, dan lainnya. Saat diskusi, lakukanlah brainstorming (mencurahkan ide-ide secara langsung). Metode brainstorming dapat mengasah kreativitas anak. Bukan hanya memperbanyak kekayaan ide yang dihasilkan, namun juga membantu kita menentukan mana yang akan dilaksanakan.

2. Tumbuhkan kegemaran membaca di dalam diri anak

Otak seperti halnya tubuh, membutuhkan latihan untuk tetap fit. Beberapa cara melatih otak adalah dengan membaca, berdiskusi ataupun adu argumentasi tentang suatu bahasan. Buku menyediakan inspirasi-insiprasi yang berguna untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kreativitas anak.

3. Stimulasi 'trial and error'

Beragam permainan edukasi dapat menjadi stimulasi tepat untuk anak usia kecil, misalnya: bata lego, menggambar dan mewarnai, menggunting atau melipat kertas, membuat bangunan dari pasir, dan lainnya.

Baca juga: Ini Beda Aktivitas Otak Anak Saat Membaca Buku dan Bermain Gawai

Aktivitas itu akan mengasah kemampuan spasial (berkenaan dengan ruang atau tempat), motorik (bersangkutan dengan penggerak) halus anak, juga merangsang kreativitas anak.

Biarkan mereka bebas melakukan, memegang, menggambar, membentuk, ataupun membuat sesuatu dengan gaya mereka sendiri. Dengan begitu, imajinasi pikiran mereka tertuang secara bebas.

4. Berikan waktu khusus untuk rekreasi bersama 

Kegiatan tersebut merupakan moment yang baik untuk anak mendapatkan pengalaman yang baru. Misalnya, wisata ke tempat-tempat edukasi yang belum pernah dikunjunginya seperti museum, kebun binatang, taman rekreasi, dan lainnya. Hal-hal baru dapat meningkatkan atau merangsang imajinasi anak sehingga kretivitasnya semakin meningkat.


Page:

Close Ads X