"H-1 Pengumuman SBMPTN: Deg-degan, Resah, Enggak Enak Mandi, Makan..."

Kompas.com - 02/07/2018, 16:55 WIB
Sejumlah peserta mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (8/5). Menurut data Panitia Lokal 46 SBMPTN 2018 saat ini tercatat 43.824 peserta mengikuti SBMPTN di Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA FOTO/Andreas Fitri AtmokoSejumlah peserta mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (8/5). Menurut data Panitia Lokal 46 SBMPTN 2018 saat ini tercatat 43.824 peserta mengikuti SBMPTN di Daerah Istimewa Yogyakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com – Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan diumumkan pada Selasa (3/7/2018) pukul 17.00 WIB.

Pengumuman itu dapat diakses melalui laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id.

Sehari menjelang pengumuman, beberapa peserta SBMPTN, menyampaikan apa yang dirasakannya melalui media sosial, baik Instagram maupun Twitter.

Hasil SBMPTN dianggap penting bagi para lulusan SMA untuk memasuki gerbang perguruan tinggi.

Baca juga: Tahun Depan SBMPTN Berbasis Android?

Seperti apa perasaan para bakal calon mahasiswa ini jelang pengumuman? 

Salah seorang peserta SBMPTN, Ilma Fitri Sakina melalui akun Instagramnya, @ifskinal, mengunggah tulisan hand lettering bertuliskan kata ‘Optimistic’.

Besok tanggal horror ya :( Ciee yang udah digantungin +/- 2 bulan.. Siapa yang optimis besok lulus SBMPTN? Tiati nanti kecewa :( Walaupun optimis, jangan lupa siapkan plan A, B, C ya. Kadang hidup ini ga berjalan seperti yang kita harapkan.. :( Semoga beruntung!” twit Ilma dalam keterangan foto yang diunggahnya.

Menurut Ilma, perasaannya saat ini sulit digambarkan.

“Enggak bisa dijelasin. Deg-degan, takut, penasaran, campur aduk. Dua bulan penantian penuh harap, akhirnya besok tahu hasilnya,” kata Ilma, kepada Kompas.com, Senin (2/7/2018).

Ia mengaku sudah menyiapkan rencana lain jika hasil SBMPTN tidak sesuai dengan harapannya.

Pada SBMPTN 2018, Ilma memilih Jurusan Pendidikan Dokter di Universitas Padjadjaran, Universitas Andalas Padang, dan Universitas Tanjungpura Pontianak.

“Saya berharap lolos salah satunya, Pendidikan Dokter persaingannya sangat ketat. Sekarang lagi banyak-banyak doa, semoga yang enggak mungkin jadi mungkin,” ujar Ilma.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X