10 PTN dengan Pendaftar Terbanyak Jalur Soshum di SBMPTN 2018 - Kompas.com

10 PTN dengan Pendaftar Terbanyak Jalur Soshum di SBMPTN 2018

Kompas.com - 04/07/2018, 10:15 WIB
Peserta tengah mengerjakan soal SBMPTN 2018 di SMAN 1 Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/5/2018).KOMPAS.com/Labib Zamani Peserta tengah mengerjakan soal SBMPTN 2018 di SMAN 1 Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/5/2018).

KOMPAS.com - Penetapan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah dilaksanakan Rabu, 3 Juli 2018.

Berdasarkan jumlah pendaftar, persentasi peserta yang dinyatakan lulus SBMPTN sebesar 19.28% pada 85 perguruan tinggi negeri ( PTN) yang mengikuti SBMPTN tahun ini.

Sebanyak 165.831 peserta diterima dalam SBMPTN tahun ini dari total pendaftar sebanyak 860.001 peserta. Berdasarkan data Panitia Pusat SBMPTN 2018, berikut 10 PTN dengan pendaftar terbanyak:

Kelompok Soshum (Sosial dan Humaniora):

1. Universitas Padjajaran memiliki 58.827 pendaftar

2. Universitas Pendidikan Indonesia memiliki 52.204 pendaftar

3. Universitas Indonesia memiliki 51.211 pendaftar

4. Universitas Negeri Jakarta memiliki 49.958 pendaftar

5. Universitas Negeri Yogyakarta memiliki 47.174 pendaftar

6. Universitas Sebelas Maret memiliki 44.222 pendaftar

7. Universitas Brawijaya memiliki 42.223 pendaftar

Baca juga: 10 PTN dengan Pendaftar Terbanyak Jalur Saintek di SBMPTN 2018

8. Universitas Negeri Semarang memiliki 40.408 pendaftar

9. Universitas Negeri Padang memiliki 37.370 pendaftar

10. Universitas Negeri Surabaya memiliki 36.356 pendaftar

Total 165.831 peserta yang diterima terdiri dari 122.558 orang peserta SBMPTN dari jalur non-Bidikmisi atau di luar calon mahasiswa prestasi dari keluarga tidak mampu.

Dari jalur Bidikmisi sendiri 43.273 peserta berpotensi menjadi penerima beasiswa. Total jumlah peserta yang diterima tersebut dengan rincian 68.333 peserta dari kelompok Saintek (Sains dan Teknologi), 64.882 dari peserta Soshum (Sosial dan Humaniora) serta kelompok campuran sebanyak 32.616 peserta.

Pengumuman SBMPTN tahun ini dilakukan lebih awal dari jadwal semula Pk. 17.00 WIB menjadi Pk. 15.00.

"Pihak panitia SBMPTN telah siap dengan data, sehingga pengumuman hasil lulusan SBMPTN dimajukan lebih awal dengan mempertimbangkan para peserta dari wilayah Indonesia bagian timur," demikian disampaikan Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir dalam kesempatan konferensi pers Pengumuman Hasil Penetapan SBMPTN 2018.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X