Kemampuan mengontrol diri, utamanya emosi sangat penting untuk kesiapan bersekolah. Sebuah studi di Cleveland menunjukkan adanya hubungan antara bermain dengan kemampuan mengelola emosi. Kemampuan ini penting dalam bersosialisasi.
7. Populer dan bahagia
Bermain membuat anak-anak belajar tentang interaksi sosial. Bermain juga membuat anak-anak belajar kerjasama, mengikuti aturan, belajar mengontrol diri, dan menjalin hubungan jangka panjang dengan orang lain.
Psikolog menemukan ada keterkaitan erat antara bermain dengan social skill, popularitas, kepatuhan terhadap aturan dan keterlibatan seseorang pada kegiatan sosial. Anak-anak yang suka bermain lebih bahagia, mudah menyesuaikan diri dan bekerjasama.
8. Menyehatkan
Bermain meningkatkan kegembiraan dan kesehatan mental anak-anak di masa mendatang. Bermain juga memberikan keuntungan kesehatan fisik, kekuatan, dan ketahanan tubuh.
9. Mengajarkan pelajaran hidup
Bermain membantu mengembangkan kemampuan motorik dan kognitif. Bermain juga membantu anak-anak yakin dengan pilihan hidupnya.
Bermain adalah sarana bonding yang sempurna bagi orangtua dan anak. Interaksi ini memberikan pengalaman hidup yang positif yang membantu perkembangan otak anak.
Momen bermain yang membahagiakan adalah anugerah luar biasa berharga dan dapat orangtua berikan kepada anak-anak. Untuk itu jangan lupa ajak dan beri kesempatan anak-anak bermain.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.