Menggerakan Perubahan Melalui Inovasi

Kompas.com - 03/08/2018, 20:59 WIB
Para siswa SMA Kemurnian Jakarta antusias mendengarkan penjelasan rekayasa pangan dari dosen dalam acara Innovation Day di Kampus Prasmul BSD (3/8/2018).Dok. Kompas.com Para siswa SMA Kemurnian Jakarta antusias mendengarkan penjelasan rekayasa pangan dari dosen dalam acara Innovation Day di Kampus Prasmul BSD (3/8/2018).

KOMPAS.com -  Universitas Prasetiya Mulya (Prasmul) menghadirkan acara “Innovation Day” yang digelar di kampus BSD, 31 Juli - 5 Agustus 2018 sebagai wadah memberikan gambaran karir di masa depan beserta dengan beragam inovasi.

Innovation Day merupakan program kunjungan kampus dirancang guna mewadahi siswa SMA untuk mengenal Universitas Prasmul lebih dekat melalui serangkaian kegiatan menarik.

Ragam acara disajikan mulai dari educative workshop dengan para dosen hingga sharing session dengan mahasiswa dan alumni berprestasi. 

1. Kolabirasi lintas keilmuan

Prof. Djisman Simandjuntak, Rektor Universitas Prasmul menjelaskan bahwa inovasi nantinya akan hadir sebagai inisiatif yang dapat mendukung kemajuan. Maka dari itu kehadiran inovasi mutlak dibutuhkan guna menjawab tantangan di masa depan.

"Perusahaan yang tidak berinovasi lambat laun akan tergerus oleh para pesaing yang terus mengembangkan ide-ide baru untuk memenangkan pasar," jelas Djisman.

Baca juga: Begini Cara Menjaga Laut Kita ala Mahasiswa Prasmul

Kepada Kompas.com Djisman mengingatkan pendidikan tinggi agar tidak latah hanya berfokus pada era industri 4.0 saja. "Di Indonesia tidak semua perusahaan telah menerapkan industri 4.0, bahkan masih ada yang 1.0," kata Djisman.

Sangat penting, tambahnya, untuk mengembangkan nilai atau value sumberdaya Indonesia. "Kita masih memiliki rempah-rempah atau kopi yang masih dapat ditingkatkan valuenya. Atau hasil lainnya. Hal ini membutuhkan kolaborasi lintas bidang keilmuan dan juga seinergi antara teknologi dan manusianya," kata Dijisman mengingatkan.

2. Ragam inovasi mahasiswa

Para pembicara dalam Prasmul Innovation Day 2018.Dok. Prasmul Para pembicara dalam Prasmul Innovation Day 2018.

Dalam kesempatan sama, Prof. Agus W. Soehadi, Dean of School of Business and Economics menjelaskan, di kesempatan Inovation Day ini akan ditampilkan beragam simulasi kepada para siswa lewat permainan tata ruangan dan juga permainan.

“S1 Branding menghadirkan ambiance supermarket sebagai gambaran branding journey, S1 Accounting menghadirkan permainan perhitungan pembiayaan bisnis melalui permainan membangun bisnis restoran ramen, atau S1 International Business Law mengajak para siswa merasakan situasi di dalam persidangan," jelas Agus.

Di sisi lain, School of Applied STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) lebih menekankan pada beragam inovasi teknologi yang mulai marak digunakan berbagai industri.

Prof. Janson Naiborhu, Dean of School of Applied STEM menjelaskan, “School of Applied STEM menghadirkan beragam pengalaman unik seputar inovasi teknologi. S1 Food Business Technology hadir dengan molecular gastronomy, S1 Renewable Energy Engineering dengan simulasi energi terbarukan, S1 Computer Systems Engineering dan Product Design Engineering dengan pengalaman virtual reality, serta simulasi aplikasi ilmu matematika dari jurusan S1 Business Mathematics,” jelas Prof. Janson.

3. Mendorong lahirnya inovasi

Salah satu sudut pameran Prasmul Innovation Day 2018 di mana para mahasiswa belajar tentang pasar saham secara real time.Dok. Kompas.com Salah satu sudut pameran Prasmul Innovation Day 2018 di mana para mahasiswa belajar tentang pasar saham secara real time.

Salah satu mahasiswa Adit dari S1 Finance dengan fasih menjelaskan kepada para pengunjung tentang aplikasi "Bloomberg" yang biasa digunakan di pasar saham.

"Prasmul satu-satunya kampus yang memiliki software ini sehingga para mahasiswa dapat belajar langsung tentang pasar saham. Saat magang saya sudah terbiasa menggunakan software ini," jelas Adit bangga.

Demikian pula dengan Nereina, mahasiswi semester 3 program  Hospitality Business. Nereina dengan meyakinkan menjelaskan bisnis event organizer yang tengah 'naik daun' beberapa tahun belakangan ini.

Pengalaman berharga baginya adalah kesempatan yang diberikan prasmul untuk membangun jaringan dengan beragam hotel, kitchen atau industri hospitality lain sejak di bangku kuliah.

Pengalaman membangun jaringan dan juga praktek kerja juga menjadi nilai lebih yang dirasakan Kevin, mahasiswa tingkat akhir program Branding.

"Orangtua sering berpikir bahwa nantinya anaknya akan menjadi sales atau marketing saat masuk program ini. Padahal dalam program ini kita diajarkan analisa bagaimana mengembangkan bisnis secara keseluruhan. Kalau kakak tahu, program gojek yang kini ada di mall-mall itu adalah hasil pemikiran anak-anak Prasmul saat kita magang di sana," jelas Kevin bangga.

Melalui acara Innovation Day yang dibuat berbeda dengan tahun lalu, diharapkan akan hadir serangkaian konsep baru lebih atraktif guna memberikan pengalaman nyata kepada para siswa, sekaligus mendorong hadirnya inovasi sejak dini.




Close Ads X