Terjadi di Kabupaten Bandung, Bukan "Drakor" tapi Menyentuh - Kompas.com

Terjadi di Kabupaten Bandung, Bukan "Drakor" tapi Menyentuh

Kompas.com - 09/08/2018, 20:16 WIB
Kunjungan Mahasiswa Korea ke SLB Jawa Barat (7/8/2018)Dok. Disdik Jabar Kunjungan Mahasiswa Korea ke SLB Jawa Barat (7/8/2018)

KOMPAS.com - Ini bukan "Drakor" atau drama seri televisi Korea. Tujuh mahasiswa Korea Selatan mengisi liburan dengan melakukan kunjungan ke Sekolah Luar Biasa di Indonesia. Mereka berasal dari 3 universitas Korea yakni Ajou University, Kyonggi University dan Hankuk University of Foregin Studies. 

Para mahasiswa Korea tersebut mengisi waktu libur kuliah dengan studi banding secara informal melihat langsung siswa luar biasa di Bandung Selatan.

Sebagian besar mahasiswa berasal dari jurusan pendidikan. Mereka sangat antusias dan berusaha mengaplikasikan pelajaran yang dipelajari di unversitas.

1. Ikut permainanan tradisional

7 Mahasiswa Korea Selatan kunjungi SLB Bandung (7/8/2018)Dok. Disdik Jabar 7 Mahasiswa Korea Selatan kunjungi SLB Bandung (7/8/2018)

Di SLB YKS III Katapang, Kabupaten Bandung (7/8/2018), para mahasiswa Korea disambut dengan iringan gamelan yang terdengar nyaring. Para siswa dan guru menari dan memainkan permainan tradisional, seraya menyambut kedatangan mahasiswa. 

Para mahasiswa yang mengenakan kaos putih tersebut pun tak henti-hentinya melempar senyum.

Sejurus kemudian, saat sinden menembangkan “Paciwit-ciwit lutung”, para siswa langsung mendekati mahasiswa dari Negeri Gingseng tersebut, membuat lingkaran dan saling mencubit punggung tangan masing-masing. Meski tekejut, para mahasiswa antusias mengikuti gerakannya.

Baca juga: Kisah Mahasiswa ITB Sisihkan 351 Peserta IMC di Bulgaria

Setelah itu, pemain Oray-orayan pun dilakoni. Dengan spontan, salah satu siswa penyandang Tunagrahita, Robby, menarik kedua tangan Lee Su Jin menjadi terowongan, diikuti Choi Eun Sun, Kim Young Hyun dan empat mahasiswa lain bergabung dengan para siswa menjadi ular.

Orang tua siswa yang berada di depan halaman pun tak bisa menahan tawa melihat anak-anaknya bermain bersama para mahasiswa Korea Selatan tersebut.

2. Mengenal lebih dekat

7 Mahasiswa Korea Kunjungi SLB Bandung (7/8/2018)Dok. DIsdik Jawa Barat 7 Mahasiswa Korea Kunjungi SLB Bandung (7/8/2018)

Pembimbing mahasiswa Choi Eun Sun mengatakan kehadiran para mahasiswa untuk mengenal lebih dekat siswa luar biasa yang ada di Indonesia sekaligus melakukan edukasi secara langsung.

"Murid SLB adalah murid yang sangat unik dan khusus. Asal dapat menemukan cara tepat untuk melatih potensi dengan baik, para siswa akan berkembang secara pesat," jelas Choi.

Kepala Sekolah SLB YKS III Katapang, Lusmiati menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan seperti selalu diadakan setiap tahunnya. “Kita senang dan terbantu dengan kegiatan ini, pihak sekolah juga orang tua siswa sangat antusias dan menyambut baik kegiatan ini,” tuturnya.

“Semoga dengan kedatangan kita disini, siswa akan merasa lebih senang dan dapat menemukan arti kehidupan, jika nanti ada kesempatan, saya harap bisa berkunjung kesini lagi,” jawab Choi.

Lumiati bercerita, sebelumnya pernah ada tawaran bagi para siswanya pergi ke Korea dalam ajang kesenian. Namun, karena terkendala dana, Lusmiati terpaksa mengurungkan niatnya.

“Sekolah kita terkenal dengan seni dan sering tampil di acara pemerintah. Waktu itu dilihat sama orang korea dan diundang untuk mengisi kesana, namun kita terpentok dana. Tapi Alhamdulillah sekarang malah dari Korea nya yang datang kesini,” katanya tersenyum.


Komentar
Close Ads X