Kemendikbud: Asian Games 2018 Momentum Membangun Etos Kerja

Kompas.com - 18/08/2018, 23:33 WIB
Pameran Sejarah Asian Games dengan tajuk Olahraga dan Pembangunan Etos Kerja (Energi yang Tak Pernah Padam), di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (18/8/2018). Dok. KemendikbudPameran Sejarah Asian Games dengan tajuk Olahraga dan Pembangunan Etos Kerja (Energi yang Tak Pernah Padam), di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

KOMPAS.com - Penyelenggaraan Asian Games kedua kalinya di Indonesia menjadi momen penting dalam membangun etos kerja masyarakat Indonesia. Pembangunan infrastruktur fisik yang dilakukan semakin berdampak pada pembangunan karakter dan budaya baru di masyarakat.

"Asian Games ini bukan hanya sebuah peristiwa olahraga tetapi juga bentuk unjuk kemampuan menyelenggarakan perhelatan internasional. Kekompakan semua elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan penyelenggaraan dan juga prestasi para atlet," ujar Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud) Hilmar Farid usai membuka Pameran Sejarah Asian Games dengan tajuk "Olahraga dan Pembangunan Etos Kerja (Energi yang Tak Pernah Padam)", di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

1. Pembangunan budaya dan peradaban

Melalui penyelenggaraan Asian Games, menurut Hilmar, terjadi dorongan besar untuk pembangunan secara fisik. Namun, yang perlu dipahami publik, saat ini bangsa Indonesia juga sedang berproses membangun budaya baru.

"Bung Karno dulu kan fokusnya nation building. Jadi, bagaimana mempersatukan orang Indonesia dalam sebuah gawe raksasa. Memang betul-betul ujian kemampuan. Pekerjaan raksasa ini hanya mungkin jika didukung kebudayaan masyarakat yang solid," jelasnya dikutip dari laman resmi Kemendikbud.

Baca juga: Dana DAK Naik Dua Kali Lipat, Kemendikbud Gandeng KPK untuk Mengawasi

Semangat pembangunan infrastruktur, baik untuk tempat perlombaan Asian Games dan konektivitas, harus dibarengi dan dilanjutkan dengan pembangunan kebudayaaan dan peradaban bangsa.

"Karakter, semangat, etos seperti ini yang kita perlukan untuk membangun peradaban baru Indonesia di tengah kemajuan infrastruktur," kata Dirjen Hilmar.

 

2. Pameran sejarah Asian Games

Direktorat Sejarah, Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, menyelenggarakan pameran sejarah Asian Games dengan tajuk "Olahraga dan Pembangunan Etos Kerja (Energi yang Tak Pernah Padam)" di Museum Nasional dan Plaza Insan Berprestasi kantor Kemendikbud Jakarta.

Menghadirkan berbagai foto, pemutaran video sejarah berupa dokumenter, dan benda-benda memorabilia kejayaan Asian Games koleksi Arsip Nasional dan Perpustakaan Nasional. Pameran dibuka untuk umum sampai dengan 28 Agustus 2018 Pk. 08.00-16.00 WIB.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X