Anggaran Kemenristek Naik jadi Rp 41,2 Triliun, untuk Apa Saja?

Kompas.com - 19/08/2018, 17:14 WIB
Peringatan HUT RI ke-73 di lingkungan Kemenristekdikti (17/8/2018) Dok. KemenristekdiktiPeringatan HUT RI ke-73 di lingkungan Kemenristekdikti (17/8/2018)

KOMPAS.com—Selain mengumumkan pemeringkatan perguruan tinggi, usai Upacara Peringatan HUT ke-73 RI di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) juga menyampaikan beberapa hal terkait capaian Kemenristekdikti.

Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im menyampaikan anggaran Kemenristekdikti pada tahun 2019 naik dari sebelumnya pada 2018 sebesar Rp 40,3 triliun menjadi Rp 41,2 triliun pada 2019.

1. Penambahan kuota Bidikmisi

Disampaikan Ainun bahwa anggaran tersebut akan dialokasikan untuk penambahan kuota beasiswa bidikmisi, revitalisasi politeknik, serta peningkatan Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN).

Disamping itu juga ada anggaran untuk sarana dan prasarana (sarpras) sebesar Rp 1,6 triliun yang pelaksanaannya di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Selain itu Ainun juga menyampaikan bahwa Kemenristekdikti juga mendapatkan tambahan anggaran pada tahun 2018. Suntikan dana tersebut salah satunya akan digunakan untuk membantu Universitas Mataram yang terkena dampak gempa bumi di Lombok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Raih 2 penghargaan inovasi

Capaian lainnya, Ainun menyebutkan Kemenristekdikti meraih dua penghargaan Top 99 inovasi layanan publik dari Kementerian PAN dan RB.

Baca juga: Daftar 14 Universitas Swasta Terbaik 2018 versi Kemenristek

Adapun dua penghargaan itu meliputi layanan Simonev (Sistem Monitoring dan Evaluasi) yang dikembangkan oleh Kemenristekdikti dan layanan PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) yang dikembangkan Universitas Indonesia.

Sebelumnya, Kementerian Kemenristekdikti telah mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2018. Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo mengatakan klasterisasi ini dilakukan untuk memetakan perguruan tinggi Indonesia yang berada di bawah naungan Kemenristekdikti guna meningkatkan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.