122.454 CPNS 2018 untuk Pendidik, Ini Nilai Minimal yang Harus Diraih - Kompas.com

122.454 CPNS 2018 untuk Pendidik, Ini Nilai Minimal yang Harus Diraih

Kompas.com - 06/09/2018, 18:27 WIB
Ilustrasi: Seorang guru mengajar di salah satu SD di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara beberapa waktu lalu.Kompas.com/Kontributor Nunukan, Sukoco Ilustrasi: Seorang guru mengajar di salah satu SD di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) hari ini (6/9/2018) telah menetapkan kebutuhan formasi pegawai negeri sipil (PNS) untuk tahun 2018.

Total terdapat 122.454 formasi tenaga pendidik untuk kebutuhan instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Jumlah tersebut terdiri dari:  guru madrasah Kementerian Agama bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi, guru Kelas dan mata pelajaran untuk pemerintah daerah (pemda) sebanyak 88.000 formasi, dan guru agama untuk pemda sebanyak 8.000 formasi.

1. Syarat CPNS 2018 untuk tenaga pendidik

Terkait hal itu, pemerintah secara resmi telah merilis persyaratan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru dan tenaga kesehatan kategori 2 (honorer) dengan menerbitkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 36 Tahun 2018 pada 30 Agustus 2018 lalu.

Berdasarkan Permenpan RB tersebut, persyaratan untuk mengikuti seleksi sebagai PNS tenaga pendidik adalah sebagai berikut:

Baca juga: Kemendikbud dan Menpan RB Siap Angkat 100 Ribu Guru Baru

  • Usia paling tinggi 35 tahun ada 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus menerus sampai sekarang.
  • Bagi tenaga pendidik, menimal berijazah Strata 1 (S1) yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori 2 (K2) pada tanggal 3 November 2013.
  • Memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer Kategori K2 tahun 2013.
  • Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

2. Ujian dan nilai minimal yang harus diraih

Selain peraturan menteri tersebut, Permenpan RB juga telah mengeluarkan Permenpan RB Nomor 37 Tahun 2018 yang mengatur Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) Pengadaan CPNS tahun 2018.

Dalam permenpan tersebut ada 3 Tes Kompetisi Dasar (TKD) yang harus dilalui oleh CPNS diantaranya: Tes Karakteristik Kepribadian,  dan Tes Intelegensia Umum dan Tes Wawasan Kebangsaan.

Secara umum, syarat minimal kelulusan CPNS untuk tiap tes tersebut adalah sebagai berikut:

  • Tes Karakteristik Kepribadian hasil minimal 143
  • Tes Intelegensia Umum hasil minimal 80
  • Tes Wawasan Kebangsaan hasil minimal 75

3. Ketentuan khusus guru honorer

Secara khusus kedua permepan tersebut mengatur pula tentang tenaga guru honorer yang ingin ikut dalam seleksi CPNS 2018.

Syarat guru honorer atau Kategori 2 (K2) untuk dapat mengikuti dan lulus CPNS 2018 yakni:

  • Memperoleh nilai kumulatif (gabungan) TKD paling sedikit 260 dan nilai TIU (Tes Intelegensi Umum) minimal 60. 7.
  • Pendaftar dari tenaga pendidik tidak perlu mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang.
  • Pendaftar dari tenaga pendidik honorer telah memiliki pengalaman kerja selama minimal 10 tahun dan terus menerus menjadi tenaga pendidik sebagaimana pengganti dalam Seleksi Kompetensi Bidang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Kelola Blok Rokan, Jokowi Janji Beri Saham hingga Komisaris untuk Riau

Kelola Blok Rokan, Jokowi Janji Beri Saham hingga Komisaris untuk Riau

Nasional
Surya Paloh Klaim Soekarwo Dukung Jokowi

Surya Paloh Klaim Soekarwo Dukung Jokowi

Nasional
 Kwik Kian Gie Akan Jadi Pembicara pada Haul Gus Dur di Tebuireng

Kwik Kian Gie Akan Jadi Pembicara pada Haul Gus Dur di Tebuireng

Regional
Meski Kenaikan Pajak BBM Telah Batal, Rompi Kuning Kembali Unjuk Rasa

Meski Kenaikan Pajak BBM Telah Batal, Rompi Kuning Kembali Unjuk Rasa

Internasional
Ketua KPU: Kotak Suara Karton Sudah Dipakai Pilpres 2014 dan 3 Pilkada

Ketua KPU: Kotak Suara Karton Sudah Dipakai Pilpres 2014 dan 3 Pilkada

Nasional
Viral Zebra Cross Terhalang Tanaman di GBK, Warga Sulit Menyeberang

Viral Zebra Cross Terhalang Tanaman di GBK, Warga Sulit Menyeberang

Megapolitan
Polemik Deklarasi DPW PAN Sumsel Dukung Jokowi, Dianggap Bukan Kader dan Terancam Dipolisikan

Polemik Deklarasi DPW PAN Sumsel Dukung Jokowi, Dianggap Bukan Kader dan Terancam Dipolisikan

Regional
PENS Raih 3 Penghargaan Kemenristek Bidang Kemahasiswaan

PENS Raih 3 Penghargaan Kemenristek Bidang Kemahasiswaan

Edukasi
Gubernur NTT Akan Naikkan Tarif Masuk Pulau Komodo, Pelaku Wisata Protes

Gubernur NTT Akan Naikkan Tarif Masuk Pulau Komodo, Pelaku Wisata Protes

Regional
Jokowi Minta Pendukungnya 'Door to Door', Jangan Hanya Pasang Baliho

Jokowi Minta Pendukungnya "Door to Door", Jangan Hanya Pasang Baliho

Nasional
Bentrokan di Kashmir, Pasukan Keamanan India Tembak Mati 7 Demonstran

Bentrokan di Kashmir, Pasukan Keamanan India Tembak Mati 7 Demonstran

Internasional
Survei Internal, Jokowi Akui Elektabilitasnya Masih di Bawah Prabowo di Riau

Survei Internal, Jokowi Akui Elektabilitasnya Masih di Bawah Prabowo di Riau

Nasional
Pipa Pertamina Kembali Bocor, Minyak Mentah Tumpah Cemari Lingkungan

Pipa Pertamina Kembali Bocor, Minyak Mentah Tumpah Cemari Lingkungan

Regional
Dirjen Dukcapil: Tersisa 2,6 Persen Masyarakat yang Belum Rekam Data E-KTP

Dirjen Dukcapil: Tersisa 2,6 Persen Masyarakat yang Belum Rekam Data E-KTP

Nasional
Kemendagri Proses Pemberhentian Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi

Kemendagri Proses Pemberhentian Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi

Nasional

Close Ads X