Ini Alasan Hari Aksara Nasional Dilaksanakan di Deli Serdang

Kompas.com - 06/09/2018, 22:51 WIB
Seorang siswa SD Wee Tame, Sumba Barat asyik membaca di perpustakaan yang dibangun oleh Komunitas 1000 Guru dan KFC Indonesia.Kompas.com/Silvita Agmasari Seorang siswa SD Wee Tame, Sumba Barat asyik membaca di perpustakaan yang dibangun oleh Komunitas 1000 Guru dan KFC Indonesia.

KOMPAS.com - "Pelaksanaan Hari Aksara Internasional Tahun (HAI) 2018 diadakan 6 - 9 September di Kabupaten Deli Serdang," ujar Kepala Subdit Pendidikan Kelembagaan dan Kemitraan Direktorat Pembinaan Keaksaraan dan Kesetaraan (Bindik Akstara) Hasan Bisri. 

Dikutip dari laman resmi Paud-Dikmas Kemendikbud, selain sebagai salah satu daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan HAI tahun ini. Kabupaten Deli Serdang telah banyak meraih berbagai prestasi dibidang pendidikan keaksaraan & kesetaraan, yaitu : Penghargaan Pengentasan Buta Aksara Nasional di Kabupaten Kerawang, Terbaik I Komitmen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) tahun 2018.

Baca juga: Jelang Hari Aksara Internasional dan Ajakan Majukan Literasi Berbudaya

Deli Serdang juga memperoleh juara Terbaik nasional instruktur TK Tahun 2018, Dinas terbaik nasional yang berkomitmen dalam membina dan memotivasi TK tahun 2018. Selain berprestasi dan memiliki komitmen untuk peningkatan kualitas pendidikan keaksaraan dan kesetaraan, akses transportasi menuju lokasi kegiatan sangat mudah dan dekat dengan Bandara Udara Kuala Namu, ujar Hasan.

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas), dalam hal ini Dit. Bindik akstara rutin menyelenggarakan peringatan HAI setiap tahunnya. Hal tersebut berdasarkan hasil konferensi para Menteri Pendidikan dunia mengenai Pemberantasan Buta Huruf di Teheran (Iran), pada tanggal 8 - 19 September 1965.

Mengenai perlu adanya acara atau kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai wujud memajukan agenda keaksaraan di tingkat global, regional dan nasional. Melalui Konferensi Umum UNESCO pada tanggal 26 Oktober 1966, para Menteri Pendidikan dunia bersepakat dan memutuskan untuk menjadikan tanggal 8 September sebagai Hari Aksara Internasional.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X