UGM: Indonesia Pasar Terbesar Perdagangan Online - Kompas.com

UGM: Indonesia Pasar Terbesar Perdagangan Online

Kompas.com - 15/09/2018, 23:40 WIB
Ilustrasi ekonomi digitalSHUTTERSTOCK Ilustrasi ekonomi digital

KOMPAS.com - Indonesia adalah pasar terbesar transaksi online di Asia Tenggara. Tercatat 5 miliar dolar AS transaksi praktik jual barang ritel melalui internet.

Sedangkan 3 miliar dolar AS transaksi dilakukan melalui informal e-commerce dan diperkirakan 30 juta penduduk telah melakukan transaksi belanja secara online.

"Pasar perdagangan online ini diproyeksikan akan tumbuh hingga delapan kali lipat dari 2017 hingga 2022, dari 8 miliar dolar AS pembelanjaan pada 2017 menjadi 55 miliar hingga 65 miliar dolar AS pada 2022," ujar Prof. Didi Achjari di Universitas Gadjah Mada, Rabu (13/9/2018) dalam acara "Gadjah Mada International Conference on Economic and Bisnis" (GAMAICEB 2018).

Didorong teknologi seluler dan tumbuhnya UKM

Menurut Didi, ada beberapa yang menyebabkan E-Commerce tumbuh pesat di Indonesia, diantaranya penggunaan telepon seluler yang tinggi dengan teknologi android dan generasi milenial yang cerdas dan akrab di dunia digital.

Selain itu, juga semakin banyaknya keterlibatan pengusaha atau UKM dalam perdagangan online, investasi dalam perdagangan online serta dukungan kebijakan pemerintah, tambah Didi seperti dikutip dari laman resmi UGM.

Baca juga: Ini Strategi Transformasi Digital lewat Pengolahan Data

International Conference on Economic and Bisnis (GAMAICEB 2018) digelar Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM dalam rangkaian peringatan dies ke-63. Untuk penyelenggaraan GAMAICEB ke-6 di tahun 2018 ini mengangkat tema "Shaping the Future of Digital Economy: Trends, Opportunity, and Challenge".

Digital ekonomi dan kehadiran generasi milenial

Destya Danang Pradiptyo  dari PT. Bukalapak mengatakan pesatnya digital ekonomi karena didukung banyaknya pengguna internet di Indonesia. Meski begitu masih terjadi gap antara perdagangan online Jawa dan luar Jawa.

"Dengan dukungan infrastruktur yang semakin mantap maka tentunya pertumbuhan ekonomi digital di luar Jawa diharapkan akan semakin meningkat pesat," katanya.

Dekan FEB UGM, Eko Suwardi saat membuka GAMAICEB mengungkapkan kehadiran digital ekonomi memberi banyak wacana yang sangat berbeda dengan ekonomi selama ini. Kehadirannya begitu banyak diikuti oleh para generasi milenial yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya.

Riset menjawab kebutuhan masyarakat

Arief Surya Irawan, mengaku dipilihnya topik "Shaping the Future of Digital Economy: Trends, Opportunity, and Challenge" karena banyak pihak fokus mengenai pengaruh digitalisasi ekonomi terhadap ekonomi dan bisnis.

Digitalisasi teknologi sudah menjadi keharusan dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM mencoba melakukan sesuatu agar dapat berkontribusi dalam pemikiran dan riset untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

GAMAICEB 2018 yang diikuti 130 peserta dari berbagai perguruan tinggi ini menghadirkan dua pembicara asing, yaitu Prof. Noel Scott dari Griffith University, Brisbane, Australia dan Vanessa Ratten dari La Trobe University, Melbourne, Australia. Keduanya fokus pada ecotourism dan membahas pengaruh digitalisasi ekonomi terhadap ecotourism.


Terkini Lainnya

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

Regional
Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Megapolitan
Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Nasional
Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Megapolitan
Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Nasional
Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Nasional
BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

Nasional
BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

Nasional
186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

Regional
Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Megapolitan
Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Megapolitan
Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Regional
5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

Regional

Close Ads X