KILAS

Menuju Indonesia Emas 2045, Kemendikbud Latih Guru Daerah Terpencil

Kompas.com - 04/10/2018, 14:08 WIB
Tata kelola peserta Program Pelatihan Guru Daerah Khusus (PGDK) DOK HUMAS Ditjen GTK KemendikbudTata kelola peserta Program Pelatihan Guru Daerah Khusus (PGDK)

Sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 32 ayat 2, pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang, masyarakat adat terpencil, mengalami bencana alam, bencana sosial dan tidak mampu dari segi ekonomi.

Program PGDK sendiri diperuntukkan bagi guru yang berkualifikasi S1/DIV dan telah mengabdi pada sekolah di daerah khusus. Asal tahu saja, guru di daerah khusus yang mengikuti program ini telah melalui proses seleksi akademik dan verifikasi kelayakan sebagai peserta PPG dalam jabatan.

Untuk memenuhi kebutuhan pelayanan pendidikan berkualitas di daerah khusus, yaitu daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T), Direktorat Pembinaan Guru Dikdas pun melaksanakan program PGDK kepada 3.120 orang guru.

BACA JUGA: Guru Daerah Terpencil Tidak Boleh Tertinggal

Pelaksanaan program PGDK ini terintegrasi dengan program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan yang akan dilaksanakan oleh perguruan tinggi. Tata kelola peserta Program PGDK dijelaskan dalam gambar berikut.

Hingga saat ini, tercatat 86 guru dari daerah khusus dari provinsi NTT, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mengikuti program PGDK. Kegiatan ini berlangsung mulai dari tanggal 1 - 8 September 2018 bertempat di PPPPTK PKN dan IPS Batu di Jawa Timur.

Berdasarkan latar belakang Gurdasus dan capaian pembelajaran yang ditetapkan, materi program PGDK difokuskan pada penguasaan konten dan penguasaan pedagogi.

Adapun materi program PGDK dengan pola 80 jam pengajaran terbagi menjadi 7 bagian. Di antaranya adalah Kebijakan Umum Program (1),

Lalu, penguasaan Pedagogi (2) yang terdiri dari Kebijakan Pemerintah tentang Pendidikan, Kurikulum 2013, Pembelajaran Abad 21 dan aplikasinya dalam Pembelajaran, Pengembangan Profesi Guru dan aplikasinya, Teori Belajar dan Pembelajaran serta aplikasinya, Karakteristik Peserta Didik dan aplikasinya, Strategi Pembelajaran dan aplikasinya serta Penilaian dan Tindak Lanjut.

Kemudian Penguasaan Konten Mapel/Bidang Keahlian/Profesional (3), Pengenalan Budaya dan Kearifan Lokal (4), Pemanfaatan ICT dalam Penyelesaian Permasalahan Pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas (5), Tes Formatif dan pembahasan (6) dan Tes Sumatif (7).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X