Ini Dia Para Pemenang FIKSI 2018

Kompas.com - 08/10/2018, 18:15 WIB
Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) telah berlangsung di Yogyakarta 1-6 Oktober 2018 dan ditutup dengan pengumuman pemenang (6/10/2018_Dok. Dit. PSMA Kemendikbud Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) telah berlangsung di Yogyakarta 1-6 Oktober 2018 dan ditutup dengan pengumuman pemenang (6/10/2018_

 

KOMPAS.com - Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) telah berlangsung di Yogyakarta 1-6 Oktober 2018. Ajang ini diharapkan menjadi wadah ekspresi anak Indonesia yang memiliki beragam keunikan bakat untuk berani mandiri dalam bidang ekonomi khususnya kewirausahaan.

Melalui program ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Kemendikbud memberi kesempatan pada generasi milenial mendapatkan pembinaan menjadi entreprenuer yang mampu bersaing secara global.

Pembekalan siswa SMA

"Kegiatan ini adalah tahun ke-3 yang merupakan wadah bagi anak-anak SMA untuk menunjukan prestasi di  bidang kewirausahaan," ujar Purwadi Sutanto, Direktur Direktorat Pembinaan SMA. Purwadi mengharapkan ajang ini dapat mendorong tumbuhnya wirausaha muda di Indonesia.

"Tujuan pendidikan SMA sebenarnya menyiapkan peserta didik melanjutkan ke perguruan tinggi. Namun angka partisipasi siswa SMA lanjut ke perguruan tinggi hanya 65-70%," ungkap Purwadi.

Baca juga: Mengharap Efek Domino FIKSI 2018

Untuk itu, pihak Kemendikbud merasa perlu memberikan bekal bagi siswa SMA yang tidak melanjutkan. "Selain proses pembelajaran di kelas mempersiapkan ujian nasional, Kemendikbud juga mendorong kreasi-kreasi inovasi kewirausahaan dapat muncul," tegasnya.

Ia berharap pengalaman luar biasa, bertemu dengan para juri sebagai mentor, bertemu dengan pengusaha muda yang diperoleh peserta FIKSI 2018 jangan berhenti saat kembali ke sekolah. 

Peningkatan Kuantitas dan Kualitas

Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) telah berlangsung di Yogyakarta 1-6 Oktober 2018 dan ditutup dengan pengumuman pemenang (6/10/2018).Dok. Dit PSMA Kemendikbud Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) telah berlangsung di Yogyakarta 1-6 Oktober 2018 dan ditutup dengan pengumuman pemenang (6/10/2018).

Antusiasme siswa dalam mengikuti ajang FIKSI terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Saat awal pelaksanaan tahun 2016 terdapat 200 peserta dari 22 provinsi mengikuti acara ini dan kemudian mengalami peningkatan menjadi 689 peserta dari 32 provinsi di tahun 2017. FIKSI 2018 ini diikuti 1.429 peserta dari 34 provinsi.

Sebanyak 172 peserta mewakili 24 provinsi berhasil masuk dalam babak final ajang FIKSI yang telah memasuki tahun ke-3 ini. Ada 6 bidang usaha diperlombakan dalam FIKSI tahun ini meliputi: kriya (craft), desain grafis, fashion, games dan aplikasi, boga dan jenis usaha lainnya.

Dari sisi kualitas dan kuantitas peserta yang masuk dalam final nasional juga turut mengalami peningkatan mulai dari 75 finalis di tahun 2016 dan 2017 serta 90 finalis di tahun 2018.

Para pemenang FIKSI 2018

Tahun ini FIKSI mengangkat tema "The Power of Innovative Sociopreneur". Melalui tema ini peserta diajak untuk bangga dan mencintai produk lokal serta dapat menciptakan beragam inspirasi yang mampu memberi dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan.

Berikut para pemenang FIKSI 2018:

Bidang Desain Grafis

  • Kategori Gagasan: Arinda Saadini Ahmadah (SMAN 1 Gresik, Jawa Timur), dengan karya "Boongah Idea: Pesona Gresik dalam Sastra dan Gambar".
  • Kategori Rintisan: Rynaldi Ramadhan Mustakin (SMAN 4 Wajo, Sulawesi Selatan), dengan karya "Jasa Vector Kartun".
  • Kategori Apresiasi: Sarah Harisatul Adawiyah dan Khaerunisa Nur Ikrima (SMA Budi Utama, DI Yogyakarta), dengan karya "BC Publisher".

Bidang Pengembangan Aplikasi

  • Kategori Gagasan: Muhammad Firdaus dan Faqih Ahmad (SMAN 1 Bengkulu Selatan), dengan karya "GoodBuy_ID: Market Place Koperasi Berbasis Online".
  • Kategori Apresiasi: Vadia Stevani dan Abel Aprilia Putri (MAN1 Pekan Baru, Riau), dengan karya "Aplikasi FOODER Sebagai Solusi Order Cepat Masa Kini".

Bidang Fashion

  • Kategori Gagasan: Markus dan Alissya Maidha Fitri (SMAN 2 Tanjung Pinang, Kep. Riua), dengan karya "ASIK".
  • Kategori Apresiasi: Evi Sofia Hakim dan Haura Afifah (SMAN Unggul Subulussalam, Aceh), dengan karya "Aplikasi Kalung Toltiq".

Bidang Boga 

  • Kategori Gagasan: Nur Salimah dan Reza Satria (SMAN 1 Kec. Payakumbuh, Sumatera Barat), dengan karya "DENKIS (Dendeng Pakis) Makanan Sehat Non Kolesterol".
  • Kategori Rintisan: Anpas Tohir Maulana dan Ina Iskandar (SMAN 1 Cisarua, Jawa Barat), dengan karya "KaBeBe Chips: Makanan Olahan Jamur Khas Cisarua sebagai Peluang Usaha Kearifan Pangan Lokal".
  • Kategori Apresiasi: Muhammad Fajri dan Isnaini Azhar (SMAN Banua, Kalimantan Selatan), dengan karya "Q'Chips".

Bidang Kriya (Kerajinan)

  • Kategori Gagasan: Aldis Moch Sajawandi dan  Faqih Ulumul Irfan (SMAN 1 Cisarua, Jawa Barat), dengan karya "Lampu Pintar SICE (Lampu Belajar Siswa Aktif Hasil Eksploitasi Limbah Kayu)".
  • Kategori Rintisan: Yusril Bramantio dan Dinda Mareta (SMAN 1Kesamben Blitar, Jawa Timur), dengan karya "Glowing Woodencraft - Specialist Handycraft Made from Wood".
  • Kategori Apresiasi: Rahmad dan Robi Ardian (SMAN Unggul Subulussalam, Aceh), dengan karya "BALKIS".

Bidang Usaha Lain 

  • Kategori Gagasan: Ni Putu Ayu Ratna Dewi dan Noni Mila Ardani (SMAN Banua, Kalimantan Selatan ), dengan karya "Paper from Kalakai".
  • Kategori Rintisan: Elli'an Irfan Juliano dan Ajeng Geby Syafitri (SMAN 1 Cisarua Kab. Bandung Barat, Jawa Barat), dengan karya "SUPER LACTO: Pupuk Cair Berbahan Dasar Sampah Organik".
  • Kategori Apresiasi: Juan Hoyt Pongliku dan Febrinda Syfa Sahede (SMAN 2 Merauke, Papua), dengan karya "Alat TDS “AA“ (Total Dissolve Solid Anti Ambigu) untuk Mengatasi Kelangkaan Alat TDS di Kab. Merauke".


Terkini Lainnya



Close Ads X