Kompas.com - 07/11/2018, 21:50 WIB

Tidak hanya meningkatkan kompetensi mahasiswa, Rektor UISI, Herman Sasongko menambahkan perlunya pendidikan bertema karena setiap perguruan tinggi di bawah APERTI BUMN memiliki kekhasan fokus bisnis dari BUMN afiliasi.

Narasumber Kemenristek DIKTI, Hendro Wicaksono, Kasubdit Kompetensi SDM juga menekankan pentingnya menjaga mutu dosen sebagai agen yang akan melakukan transfer ilmu kepada mahasiswa.

Salah satu indikator mengukur kualitas pengajar adalah jumlah publikasi. Saat ini jumlah publikasi di Indonesia hanya berkisar 20.000 publikasi per tahun, masih rendah daripada negara tetangga Malaysia yang mencapai 23.000 publikasi setahun.

Kemenristek DIKTI telah berupaya memberikan dukungan berupa pendanaan riset.

Techno Park dan pelayanan masyarakat

Selain itu, dunia pendidikan juga memiliki kewajiban moral menyumbangkan pemikiran bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan mayarakat. Akhmaloka, Rektor Universitas Pertamina mengatakan pentingnya techno park yang dapat memfasilitasi pertemuan industri, perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Jika dapat dilakukan kolaborasi APERTI BUMN dan BUMN afiliasin melalui dana CSR, niscaya bisa dibentuk techno park efektif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Topik bahasan penting lain adalah sinergi pemanfaatan sumber daya, baik SDM maupun pendayagunaan aset sebagai fasilitas pendidikan serta pendanaan penelitian.

Menutup diskusi tersebut, semua perwakilan APERTI BUMN sepakat menjawab revolusi industri 4.0, perguruan tinggi tergabung dalam APERTI BUMN perlu melakukan peningkatan kompetensi lulusan dengan meyinergikan sumber daya yang dimiliki perguruan tinggi dan afiliasi yang menaungi, melakukan penguatan mutu pengajar, dan melakukan pengabdian masyarakat sesuai kebutuhan dan permasalahan dihadapi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.