Mendikbud Imbau Guru Kembangkan Pembelajaran HOTS

Kompas.com - 12/11/2018, 21:32 WIB
Mendikbud Muhadjir Effendy memberikan keterangan kepada media terkait perkembangan terakhir penanganan gempa Palu dan Donggala oleh pihak Kemendikbud (3/10/2018) Dok. Kompas.comMendikbud Muhadjir Effendy memberikan keterangan kepada media terkait perkembangan terakhir penanganan gempa Palu dan Donggala oleh pihak Kemendikbud (3/10/2018)

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud), Muhadjir Effendy mengimbau guru terus mengembangkan pembelajaran di sekolah dengan model cara berpikir tinggi atau higher order thinking skills ( HOTS).

Dengan pengembangan model tersebut dapat menghasilkan anak-anak berkemampuan berpikir kritis, keterampilan berkomunikasi baik, berkolaborasi, berpikir kreatif, dan percaya diri dalam mempersiapkan era milenium. 

Hal tersebut disampaikan Mendikbud saat membuka Pembekalan Guru Inti Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berorientasi HOTS, di Yogyakarta, Jumat (09/11/2018).

“Dalam menyiapkan peserta didik yang siap bersaing menghadapi era milenium dan revolusi industri 4.0, guru harus mampu mengarahkan peserta didik untuk mampu berpikir kritis, analistis, dan mampu memberikan kesimpulan atau penyelesaian masalah,“ jelas Mendikbud seperti dikutip dari laman resmi Kemendikbud.

Baca juga: Aturan Baru, SBMPTN 2019 Akan Gunakan Soal HOTS

Mendikbud mengatakan, belajar hakekatnya perubahan tingkah laku. Perubahan tersebut mencakup cara berpikir, bersikap, dan bertindak.

“Dalam berbuat sesuatu, pertama yang dilakukan adalah berpikir dahulu. Bersikap dipengaruhi cara berpikir. perilaku atau tindakan, suatu langkah konkrit berdasarkan sikap. Itulah belajar,” terang Mendikbud.

Mendikbud mengajak guru memperkuat perilaku siswa dengan komponen berpikir, bersikap, dan bertindak.

“Ajak siswa kita untuk berpikir kreatif dan kritis, membangun kerja sama atau berkolaborasi. Mohon guru inti jangan berikan pendidikan yang tidak kreatif. Kita harus memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita,“ pesan Mendikbud.

Mendikbud juga berharap guru inti dapat menularkan ilmu selama kegiatan pembekalan kepada guru lain. Tugas guru inti tidak boleh pilih kasih dalam memberikan pencerahan kepada sesama guru. 

Kegiatan Pembekalan Guru Inti Nasional Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tinggi diselenggarakan 8-13 November 2018, diikuti 240 peserta dari Provinsi Aceh, Bengkulu, Lampung, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat.

Tujuan diselenggarakannya adalah untuk menyiapkan guru inti dalam zonasi Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi sesuai dengan mata pelajaran yang diampu guru.

Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru inti dalam program peningkatan kompetensi, meliputi konsep, strategi penggunaan perangkat, dan strategi pelaksanaan PKP dalam pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tinggi.

“Sehingga dapat meningkatkan kualitas peserta didik yang pintar dan sukses,” pungkas Mendikbud.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SBMPTN 2020 UPN 'Veteran' Jakarta, 5 Prodi Ini Daya Tampungnya Banyak

SBMPTN 2020 UPN "Veteran" Jakarta, 5 Prodi Ini Daya Tampungnya Banyak

Edukasi
6 Tips Pilih Prodi SNMPTN 2020 dari Ditjen Dikti Jelang H-2 Penutupan

6 Tips Pilih Prodi SNMPTN 2020 dari Ditjen Dikti Jelang H-2 Penutupan

Edukasi
Lulusan Teknik Sipil Jadi Tukang Bangunan? Calon Mahasiswa, Ketahui 4 Hal Ini

Lulusan Teknik Sipil Jadi Tukang Bangunan? Calon Mahasiswa, Ketahui 4 Hal Ini

Edukasi
Pemimpin, Ketahui Hal Ini untuk Raih Kesuksesan

Pemimpin, Ketahui Hal Ini untuk Raih Kesuksesan

BrandzView
Jelang Penutupan, SNMPTN 2020 Diperpanjang Khusus Pendaftar KIP Kuliah

Jelang Penutupan, SNMPTN 2020 Diperpanjang Khusus Pendaftar KIP Kuliah

Edukasi
Segera Dibuka, Rekrutmen Taruna Taruni AAL 2020 bagi Lulusan SMA

Segera Dibuka, Rekrutmen Taruna Taruni AAL 2020 bagi Lulusan SMA

Edukasi
Kuliah Prodi Kesehatan Masyarakat? Ini yang Dipelajari dan Prospek Kariernya

Kuliah Prodi Kesehatan Masyarakat? Ini yang Dipelajari dan Prospek Kariernya

Edukasi
Beasiswa SMA di Depok, Bogor, Tangsel dan Bandung dari Yasbil

Beasiswa SMA di Depok, Bogor, Tangsel dan Bandung dari Yasbil

Edukasi
Daya Tampung SBMPTN 2020 ITS, 3 Prodi Ini Paling Diminati Tahun Lalu

Daya Tampung SBMPTN 2020 ITS, 3 Prodi Ini Paling Diminati Tahun Lalu

Edukasi
7 Catatan PGRI soal Merdeka Belajar dan Guru Penggerak Mendikbud Nadiem

7 Catatan PGRI soal Merdeka Belajar dan Guru Penggerak Mendikbud Nadiem

Edukasi
Ternyata Pola Asuh Otoriter Masih Dibutuhkan, Ini Syaratnya

Ternyata Pola Asuh Otoriter Masih Dibutuhkan, Ini Syaratnya

Edukasi
Ingin Jadi Taruna AAU? Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Ini Materi Seleksinya

Ingin Jadi Taruna AAU? Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Ini Materi Seleksinya

Edukasi
Terkait Kecelakaan Air Siswa SMPN 1 Turi, Mapala UPN Bagikan 8 Tips Susur Sungai

Terkait Kecelakaan Air Siswa SMPN 1 Turi, Mapala UPN Bagikan 8 Tips Susur Sungai

Edukasi
Sering Dibacakan Dongeng, Latih Anak Jadi Pendengar yang Baik

Sering Dibacakan Dongeng, Latih Anak Jadi Pendengar yang Baik

Edukasi
[POPULER EDUKASI] Mendikbud Segera Lakukan Investigasi Musibah Susur Sungai | Rekrutmen Bintara 2020 | Beasiswa Penuh S1 Taiwan

[POPULER EDUKASI] Mendikbud Segera Lakukan Investigasi Musibah Susur Sungai | Rekrutmen Bintara 2020 | Beasiswa Penuh S1 Taiwan

Edukasi
Close Ads X