Indonesia Gandeng Denmark Tingkatkan Kemampuan Sains dan Matematika - Kompas.com

Indonesia Gandeng Denmark Tingkatkan Kemampuan Sains dan Matematika

Kompas.com - 14/11/2018, 23:11 WIB
Kerja sama dalam kunjungan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus Abildgaard Kristensen, Rabu (13/11/2018), di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.Dok. Kemendikbud Kerja sama dalam kunjungan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus Abildgaard Kristensen, Rabu (13/11/2018), di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

KOMPAS.com -  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) menggandeng Denmark untuk peningkatan kemampuan Sains dan Matematika.

Langkah kerja sama tersebut dijajaki dalam kunjungan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus Abildgaard Kristensen, Rabu (13/11/2018), di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

Pada pertemuan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy merinci peluang kerja sama antara Indonesia-Denmark.

Peluang tersebut meliputi pembelajaran pengelolaan manajemen sekolah baik negeri maupun swasta, pengembangan keterampilan pendidikan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) serta peningkatan kemampuan siswa Indonesia dalam High Order Thinking Skills ( HOTS).

Baca juga: UI Siap Dukung Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika

Dilansir dari rilis berita Kemendikbud, berdasarkan capaian Denmark dalam score Programme for International Students Assessment (PISA) selalu menempati peringkat atas dunia (tahun 2016 peringkat ke-15 dan Indonesia peringkat ke-62); peningkatan kompetensi guru Indonesia yang memiliki skill abad 21, dan; kolaborasi peningkatan pendidikan kejuruan dengan prioritas maritim dan pariwisata.

Kerja sama tersebut mencakup pelatihan maupun pertukaran guru dan siswa termasuk peningkatan keterampilan dalam pembelajaran kreatif dan keterampilan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) siswa di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), dasar, menengah, dan kejuruan.

Saat ini tercatat, sebanyak 51 juta pelajar Indonesia dan 3 juta orang guru sehingga perlu keseriusan pemerintah dalam melakukan peningkatan kualitas dan keterampilan bagi guru dan siswa.


Terkini Lainnya

Senang Melihat Gaun, Pria Ini Belikan 55.000 Gaun untuk Sang Istri

Senang Melihat Gaun, Pria Ini Belikan 55.000 Gaun untuk Sang Istri

Internasional
Terdampak Gangguan Layanan PDAM, 25.000 Pelanggan Krisis Air

Terdampak Gangguan Layanan PDAM, 25.000 Pelanggan Krisis Air

Regional
Fahri Hamzah Bilang Jokowi Bantu Prabowo Kampanyekan Gerindra dalam Debat

Fahri Hamzah Bilang Jokowi Bantu Prabowo Kampanyekan Gerindra dalam Debat

Nasional
Pipa Terdampak Proyek LRT, Suplai Air di Sejumlah Wilayah DKI Akan Terganggu

Pipa Terdampak Proyek LRT, Suplai Air di Sejumlah Wilayah DKI Akan Terganggu

Megapolitan
Belum Isi LHKPN, M Taufik Minta Sekretariat DPRD DKI Bikin Bimbingan

Belum Isi LHKPN, M Taufik Minta Sekretariat DPRD DKI Bikin Bimbingan

Megapolitan
Penumpang Dirampok saat Kereta Berhenti 10 Menit akibat Masalah Sinyal

Penumpang Dirampok saat Kereta Berhenti 10 Menit akibat Masalah Sinyal

Internasional
Cerita Yusril di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abubakar Ba'asyir

Cerita Yusril di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abubakar Ba'asyir

Nasional
Bareskrim Tangkap Seorang WNA Penyelundup Sabu Melalui Pakaian dan Handuk

Bareskrim Tangkap Seorang WNA Penyelundup Sabu Melalui Pakaian dan Handuk

Nasional
Uu Minta Kader PPP Angkat Tangan dan Angkat Kaki Saat Kampanye

Uu Minta Kader PPP Angkat Tangan dan Angkat Kaki Saat Kampanye

Regional
Hidayat Nur Wahid Nilai Capres Tak Perlu Diminta Saling Apresiasi Usai Debat

Hidayat Nur Wahid Nilai Capres Tak Perlu Diminta Saling Apresiasi Usai Debat

Nasional
Vietnam Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kedua Kim Jong Un dan Trump

Vietnam Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kedua Kim Jong Un dan Trump

Internasional
Segera Bebas, Keluarga Fokus Rawat Abu Bakar Ba'asyir di Rumah

Segera Bebas, Keluarga Fokus Rawat Abu Bakar Ba'asyir di Rumah

Regional
Pemkot Jakbar Akan Hapus Ratusan Loksem Bermasalah

Pemkot Jakbar Akan Hapus Ratusan Loksem Bermasalah

Megapolitan
Moratorium Galian C Jadi Solusi Tepat Selamatkan Lingkungan di Kota Tasik

Moratorium Galian C Jadi Solusi Tepat Selamatkan Lingkungan di Kota Tasik

Regional
Komnas HAM: Kedua Pasangan Capres-Cawapres Belum Paham Konsep HAM

Komnas HAM: Kedua Pasangan Capres-Cawapres Belum Paham Konsep HAM

Nasional

Close Ads X