Survei Cambridge: Guru Malaysia Paling Berdedikasi di Dunia - Kompas.com

Survei Cambridge: Guru Malaysia Paling Berdedikasi di Dunia

Kompas.com - 26/11/2018, 12:11 WIB
Ilustrasi sekolah di luar negeriThinkstock Ilustrasi sekolah di luar negeri

KOMPAS.com - Guru memainkan peran penting dalam kehidupan, karena mereka memberikan pengetahuan selama tahun-tahun paling mendasar yakni dari usia 5 hingga 17-18 tahun.

Lepas dari pengadian yang telah mereka, guru-guru di Malaysia mendapat predikat sebagai "pendidik paling berdedikasi di dunia" dalam survei Cambridge baru-baru ini.

Penelitian ini dilakukan lembaga pendidikan Cambridge Assessment International Education (Cambridge International), yang merupakan bagian dari Universitas Cambridge.

Global Education Census 2018 mengungkapkan guru di Malaysia sangat berdedikasi terutama dalam memastikan bahwa siswa mereka unggul dalam akademik. Yang terpenting, survei juga menemukan bahwa 70 persen guru di Malaysia merasa bahwa profesi yang mereka jalani sangat bernilai.

"Sekitar 75 persen guru (di Malaysia) yang ikut serta dalam survei ini memberikan kelas tambahan untuk membantu siswa agar mencapai nilai ujian terbaik. Angka ini merupakan tertinggi dari semua negara yang disurvei," tulis laporan itu.

Baca juga: Babak Baru Kurikulum Cambridge International di Indonesia

Tiga dari empat guru di Malaysia mengatakan bahwa mereka memberikan pelajaran dan kelas tambahan untuk siswa mereka. Kemudian, mempelajari soal-soal ujian tahun lalu juga menjadi metode favorit para guru Malaysia.

Ketika para peneliti bertanya bagaimana para guru mengukur “kinerja profesional” mereka sendiri, 84 persen dari mereka menjawab dengan mengacu pada hasil ujian siswa.

Namun juga, 40 persen dari mereka mengatakan bahwa mereka mengukur kinerja dengan jumlah siswa yang berhasil mencapai target masuk dalam pendidikan tinggi atau universitas.

Total 477 siswa dan 634 guru turut ambil bagian dalam survei ini. Hasil survei sendiri dikumpulkan dari 10 negara yakni Argentina, Cina, India, Indonesia, Malaysia Pakistan, Arab Saudi, Spanyol, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat.

Global Education Census mengumpulkan beragam isu pendidikan dari sekitar 20.000 guru dan siswa tentang beragam topik mulai dari 

1. Praktik kelas terbaik

2. Penggunaan efektif bantuan pengajaran dan pembelajaran tambahan

3. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan pengajaran

4. Kegiatan ekstrakurikuler

5. Aspirasi siswa

6. Motivasi guru

Global Education Census juga menjadi studi global komprehensif pertama yang meyorot beragam aspek kehidupan siswa usia 12-19 tahun dan guru di sekolah-sekolah di seluruh dunia.



Close Ads X