Terobosan Pembelajaran Pancasila untuk Siswa lewat Video

Kompas.com - 29/11/2018, 22:00 WIB
Mendikbud Muhadjir Effendy secara resmi meluncurkan media pembelajaran Penguatan Implementasi Nilai-nilai Pancasila, Kamis (29/11/2018), di Kota Malang, Jawa Timur.Dok. Kemendikbud Mendikbud Muhadjir Effendy secara resmi meluncurkan media pembelajaran Penguatan Implementasi Nilai-nilai Pancasila, Kamis (29/11/2018), di Kota Malang, Jawa Timur.

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy secara resmi meluncurkan media pembelajaran Penguatan Implementasi Nilai-nilai Pancasila, Kamis (29/11/2018), di Kota Malang, Jawa Timur.

Produksi video ini dilakukan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial (P4TK PKn dan IPS).

Untuk tahap pertama diproduksi lima judul film, yakni 1. Karena Suara, 2. Emak, 3. Kejutan untuk Eli, 4. Hanya Isu, dan 5. Ironi Keadilan.

“Saya memberikan apresiasi dari kinerja P4TK PKn dan IPS serta UPT lainnya yang telah mengambil langkah kreatif memproduksi video sebagai media pembelajaran penguatan implementasi nilai-nilai Pancasila," ujar Mendikbud seperti dilansir dari rilis media yang diterima Kompas.com.

5 judul sesuai nilai Pancasila

Mendikbud berharap pembelajaran nilai Pancasila melalui media video ini dapat membantu dan meningkatkan peran guru dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada siswa

Baca juga: Mendikbud Menargetkan Angkat 72 Ribu Guru dan Revitalisasi 4 Ribu SMK

Kelima judul film yang diproduksi tersebut memiliki peran masing-masing dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. Film berjudul “Karena Suara” menanamkan nilai Pancasila Sila ke-1. Sedangkan judul film “Emak” menanamkan nilai Pancasila Sila ke-2.

Selanjutnya untuk judul film “Kejutan untuk Eli” menanamkan nilai Pancasila Sila ke-3. Untuk judul film “Hanya Isu” menanamkan nilai Pancasila Sila ke-4, dan judul film “Ironi Keadilan” menanamkan nilai Pancasila Sila ke-5.

“Produksi media pembelajaran ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam mendorong motivasi belajar, memperjelas, dan mempermudah konsep yang abstrak, dan mempertinggi daya serap belajar. Nilai-nilai Pancasila dapat lebih mudah disampaikan melalui video pembelajaran,” ungkap Mendikbud.

Video pembelajaran ini merupakan salah satu kontribusi Kemendikbud dalam mendukung program-program Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pendidikan karakter dan penguatan ideologi

“Ini menjadi langkah awal dengan memproduksi lima judul. Kedepan saya berharap bisa dikembangkan lebih banyak lagi, dan sesuai dengan butir-butir Pancasila,” kata Mendikbud.

Mendikbud berharap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikbud dapat membuat inovasi-inovasi baru lainnya dalam penerapan pendidikan karakter di sekolah, serta penguatan nilai-nilai Ideologi Pancasila.

Selanjutnya video pembelajaran ini dapat segera dilengkapi dengan perangkat pembelajarannya dan dapat segera didistribusikan ke seluruh guru mata pelajaran PPKn.

“Semoga karya video pembelajaran ini bermanfaat dalam rangka pemahaman dan pendalaman nilai-nilai Ideologi Pancasila bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi peserta didik kita,” pungkas Mendikbud.



Close Ads X