Jutaan Orang Menganggur Setiap Bulan, Pendidikan Apa yang Diperlukan?

Kompas.com - 09/01/2019, 06:42 WIB
Ilustrasi generasi milenial bekerjamonkeybusinessimages Ilustrasi generasi milenial bekerja

KOMPAS.com — Henrietta H. Fore, Executive Director UNICEF, melalui laporan di World Economic Forum (WEF), menyampaikan ada 1,8 miliar orang berusia antara 10 -24 di planet ini. 

Setiap bulan setidaknya 10 juta anak muda mencapai usia kerja dan siap memasuki masa produktif. Beberapa akan melanjutkan pendidikan, yang lain akan memasuki dunia kerja.

Namun, yang Mereka temukan adalah dunia tidak menciptakan 10 juta pekerjaan baru setiap bulan. Ia menyampaikan, setidaknya ada 71 juta orang muda menganggur di seluruh dunia, dan lebih lanjut lagi ada 156 juta orang muda yang bekerja hidup namun dengan penghasilan kurang dari 3 dollar per hari.

Ia menilai salah satu sebab adalah adanya ketidakcocokan dramatis antara keterampilan yang orang muda miliki dengan pekerjaan yang tersedia. Dengan kata lain, keterampilan atau pendidikan kemarin tidak cocok dengan tuntutan pasar kerja saat ini. 

Baca juga: Tantangan Orang Muda dan Pendidikan Era Industri 4.0 di ASEAN

Banyak anak muda yang masuk dunia kerja akan menemukan bahwa mereka tidak memiliki keterampilan dasar yang mereka butuhkan untuk berhasil.

Lebih jauh Direktur Eksekutif UNICEF ini mencatat, secara global 6 dari 10 anak-anak dan remaja tidak mencapai kecakapan minimum dalam membaca dan matematika, dan 200 juta remaja tidak bersekolah di seluruh dunia.

5 keterampilan dasar

Henrietta menyampaikan, "Kita bisa mengubahnya, jika kita bekerja bersama untuk menutup kesenjangan pendidikan keterampilan di sejumlah bidang."

Beberapa pendidikan keterampilan yang dibutuhkan antara lain:

1. Keterampilan dasar: Kaum muda membutuhkan keterampilan dasar seperti literasi baca dan berhitung, idealnya melalui pendidikan berkualitas selama 12 tahun.

2. Keterampilan yang dapat ditransfer: Mereka membutuhkan keterampilan yang dapat ditransfer, seperti kemampuan memecahkan masalah, membangun kepercayaan diri, kolaborasi, dan komunikasi.

3. Keterampilan spesifik pekerjaan: Mereka membutuhkan keterampilan khusus pekerjaan, seperti pertukangan, coding, akuntansi, teknologi hijau, pertanian, atau teknik modern.

4. Keterampilan wirausaha: Mereka semakin membutuhkan keterampilan kewirausahaan , terutama di negara-negara berpenghasilan rendah, di mana sektor informal dominan.

Halaman:



Close Ads X