Ganjar Hapus Syarat SKTM PPDB 2019 Jateng, Warganet Sambut Positif - Kompas.com

Ganjar Hapus Syarat SKTM PPDB 2019 Jateng, Warganet Sambut Positif

Kompas.com - 09/01/2019, 08:53 WIB
Melalui akun Instagram resminya, Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghapus syarat SKTM dalam PPDB 2019 Jawa Tengah.Dok. Instagram @ganjar_pranowo Melalui akun Instagram resminya, Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghapus syarat SKTM dalam PPDB 2019 Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui akun resmi Instagram @ganjar_pranowo menyampaikan syarat Surat Keterangan Tidak Mampu ( SKTM) di Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019 akan dihapus.

"Saya pastikan SKTM tidak berlaku lagi pada penerimaan siswa baru SMA/SMK 2019. Dasar penilaian masuk sekolah adalah prestasi. Namun bagi siswa tidak mampu jangan khawatir, kami jamin bisa sekolah sesuai zonasi dan diberikan beasiswa," tegas Ganjar yang juga disampaikan melalui akun resmi Twitternya @ganjarpranowo.

Gagas penghapusan SKTM dari syarat PPDB SMA/SMK Negeri Jawa Tengah tahun ini merupakan hasil evaluasi sektor pendidikan Jawa Tengah Tahun 2018. Maraknya kasus SKTM 'palsu' jadi alasan penghapusan SKTM pada PPDB tahun ini. Tercatat 78 ribu lebih SKTM disalahgunakan pada PPDB 2018.

Baca juga: Bikin Pusing, Mendikbud Setuju SKTM untuk Daftar SMA/SMK Dihapus

 

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan banyaknya orang kaya mengaku miskin demi anaknya masuk sekolah tertentu telah mencoreng dunia pendidikan.

Hal ini pun sudah disampaikan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

“Meski SKTM dihapus, siswa miskin tidak usah khawatir. Siswa miskin kami pastikan tetap bisa sekolah dan dibiayai oleh negara, minimal 20 persen (di tiap satuan pendidikan) dari aturan Permendikbud. Itu minimal, jadi masih bisa lebih dari itu,” ungkap Ganjar.

Proses penerimaan siswa nantinya akan ditekankan berdasarkan jalur nilai dan prestasi akademik, bukan lagi jalur miskin.

Ganjar Pranowo pun berpesan pada para orang tua agar mendidik putra-putrinya untuk mengedepankan kejujuran, pendidikan berintegritas dan berkarakter.

Pemprov Jateng sendiri selama ini telah memberikan bantuan untuk siswa miskin, sehingga penghapusan SKTM diharapkan tidak membuat resah orang tua siswa dari keluarga yang benar-benar kurang mampu. “Kami akan menjamin anak miskin tetap bisa sekolah," ungkap Ganjar.

Pengamatan Kompas.com, postingan yang diunggah 8 Januari 2019 ini mendapat tanggapan positif dari warganet.

Akun @bowo_rdk menuliskan, "Akhirnya sipp pak ????" atau @keys.ps, "Waah mantap pak ... ????????".

Akun rindrayanti7999 menyampaikan, "Mantaps pak... Tahun kemarin zonk pada pak SKTM padahal org berada." 

Persetujuan senada disampaikan akun @astribundanya, "Saya setuju pak," dan akun  @lenny_vw, "Setuju pak @ganjar_pranowo , semangat selalu pak. Semoga SKTM dpat di fungsikan sebagaimana mestinya sehingga anak anak tetap bisa mendapatkan pendidikan dg Maksimal. Bravo Pak..????" 


Terkini Lainnya

Terdampak Gangguan Layanan PDAM, 25.000 Pelanggan Krisis Air

Terdampak Gangguan Layanan PDAM, 25.000 Pelanggan Krisis Air

Regional
Fahri Hamzah Bilang Jokowi Bantu Prabowo Kampanyekan Gerindra dalam Debat

Fahri Hamzah Bilang Jokowi Bantu Prabowo Kampanyekan Gerindra dalam Debat

Nasional
Pipa Terdampak Proyek LRT, Suplai Air di Sejumlah Wilayah DKI Akan Terganggu

Pipa Terdampak Proyek LRT, Suplai Air di Sejumlah Wilayah DKI Akan Terganggu

Megapolitan
Belum Isi LHKPN, M Taufik Minta Sekretariat DPRD DKI Bikin Bimbingan

Belum Isi LHKPN, M Taufik Minta Sekretariat DPRD DKI Bikin Bimbingan

Megapolitan
Penumpang Dirampok saat Kereta Berhenti 10 Menit akibat Masalah Sinyal

Penumpang Dirampok saat Kereta Berhenti 10 Menit akibat Masalah Sinyal

Internasional
Cerita Yusril di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abubakar Ba'asyir

Cerita Yusril di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abubakar Ba'asyir

Nasional
Bareskrim Tangkap Seorang WNA Penyelundup Sabu Melalui Pakaian dan Handuk

Bareskrim Tangkap Seorang WNA Penyelundup Sabu Melalui Pakaian dan Handuk

Nasional
Uu Minta Kader PPP Angkat Tangan dan Angkat Kaki Saat Kampanye

Uu Minta Kader PPP Angkat Tangan dan Angkat Kaki Saat Kampanye

Regional
Hidayat Nur Wahid Nilai Capres Tak Perlu Diminta Saling Apresiasi Usai Debat

Hidayat Nur Wahid Nilai Capres Tak Perlu Diminta Saling Apresiasi Usai Debat

Nasional
Vietnam Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kedua Kim Jong Un dan Trump

Vietnam Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kedua Kim Jong Un dan Trump

Internasional
Segera Bebas, Keluarga Fokus Rawat Abu Bakar Ba'asyir di Rumah

Segera Bebas, Keluarga Fokus Rawat Abu Bakar Ba'asyir di Rumah

Regional
Pemkot Jakbar Akan Hapus Ratusan Loksem Bermasalah

Pemkot Jakbar Akan Hapus Ratusan Loksem Bermasalah

Megapolitan
Moratorium Galian C Jadi Solusi Tepat Selamatkan Lingkungan di Kota Tasik

Moratorium Galian C Jadi Solusi Tepat Selamatkan Lingkungan di Kota Tasik

Regional
Komnas HAM: Kedua Pasangan Capres-Cawapres Belum Paham Konsep HAM

Komnas HAM: Kedua Pasangan Capres-Cawapres Belum Paham Konsep HAM

Nasional
Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu atas Dugaan Kampanye Terselubung

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu atas Dugaan Kampanye Terselubung

Nasional

Close Ads X