Peneliti UI: Keluarga Besar Pengaruhi Anak dalam Memilih Media

Kompas.com - 14/01/2019, 20:44 WIB
Ilustrasi anak menonton didampingi oleh orangtua.Shutterstock Ilustrasi anak menonton didampingi oleh orangtua.

KOMPAS.com - Tinggal di rumah orangtua sampai mempunyai anak dan berkeluarga mungkin bukan fenomena wajar di negara Barat, namun di Asia hal ini masih merupakan suatu kewajaran.

Namun, pilihan tinggal dalam keluarga besar ternyata mempunyai efek cukup signifikan pada tumbuh kembang anak, terutama dalam hal pilihan media yang dikonsumsi.

Topik ini menjadi salah satu tema dibahas pada mini simposium digelar Jurnal Makara Human Behaviour (8/1/2018) di Swissbell Hotel, Pondok Indah. Mini Simposium ini menghadirkan narasumber kompeten, salah satunya Laras Sekarasi dari Universitas Indonesia ( UI).

“Biaya membeli rumah yang semakin tinggi, serta rasa tidak enak pada keluarga biasanya menjadi faktor terbesar masyarakat Asia memilih tetap tinggal di rumah orangtua setelah menikah,” jelas Laras.

Ternyata merawat anak di tengah keluarga besar mempunyai efek lain pada anak, yaitu preferensi media mereka akan terpengaruh pada selera kakek,nenek, atau saudara-saudara yang tinggal serumah.

Baca juga: Main Games Bukan Hadiah untuk Anak

“Misalkan sang ayah atau ibu sudah memberikan batasan yang jelas tentang preferensi media anak, bisa saja sang anak tidak bisa mengikuti, karena kakek neneknya justru mengonsumsi preferensi media yang dilarang si ayah atau ibu,” ujar Laras.

Hal ini semakin terlihat, bila tidak ada keterbukaan dan komunikasi yang terbangun baik antar anggota keluarga.

Literasi dan disiplin media yang sudah susah payah dibangun ayah dan ibu kepada anak, justru akan membuat anak merasa terasing dan kesepian, karena pilihan media yang berbeda dengan anggota keluarga yang lain.

“Untuk itu, bila memang harus merawat anak di tengah keluarga besar, alangkah baiknya bila orang tua juga mengomunikasikan disiplin preferensi media yang diterapkan kepada anak ke anggota keluarga lainnya, sehingga anak tidak merasa terasing,” tutup Laras.

Makara Human Behavior Studies in Asia, adalah satu dari sangat sedikit jurnal di Indonesia yang sudah terindeks Web of Science: ESCI. Jurnal yang mempunyai kepala editor Corina D. Riantoputra ini, fokus pada perkembangan ilmu sosial dan humaniora serta terbit semi-anual pada bulan Juli dan Desember setiap tahunnya.


Terkini Lainnya

Trump Kesal Tak Dapat Ucapan Terima Kasih Terkait Pemakaman McCain

Trump Kesal Tak Dapat Ucapan Terima Kasih Terkait Pemakaman McCain

Internasional
Berburu Spot Foto 'Instagramable' di Jakarta? Cek Tempat-tempat Ini...

Berburu Spot Foto "Instagramable" di Jakarta? Cek Tempat-tempat Ini...

Megapolitan
160 Peserta Ikuti Kejuaraan 'Surfing' di Kota Padang

160 Peserta Ikuti Kejuaraan "Surfing" di Kota Padang

Regional
Jaksa: Pemberian Uang ke Eni Tak Mungkin Tanpa Keikutsertaan Idrus Marham

Jaksa: Pemberian Uang ke Eni Tak Mungkin Tanpa Keikutsertaan Idrus Marham

Nasional
Anggota Litbang BPN: Hasil Survei Litbang Kompas Serupa Hasil Survei Internal 4 Bulan Lalu

Anggota Litbang BPN: Hasil Survei Litbang Kompas Serupa Hasil Survei Internal 4 Bulan Lalu

Nasional
Joko Driyono Kembali Mangkir Pemeriksaan Kasus Pengaturan Skor

Joko Driyono Kembali Mangkir Pemeriksaan Kasus Pengaturan Skor

Megapolitan
Elektabilitas Ranking Tiga, Golkar Harus Kerja Keras di Tengah Kasus Korupsi

Elektabilitas Ranking Tiga, Golkar Harus Kerja Keras di Tengah Kasus Korupsi

Nasional
TNI AL Amankan Benih Lobster Senilai Rp 46,1 Miliar yang Hendak Diselundupkan ke Singapura

TNI AL Amankan Benih Lobster Senilai Rp 46,1 Miliar yang Hendak Diselundupkan ke Singapura

Regional
PDI-P Ingin Golkar dan PKB Kalahkan Gerindra dalam Pileg, Ini Alasannya

PDI-P Ingin Golkar dan PKB Kalahkan Gerindra dalam Pileg, Ini Alasannya

Nasional
Di Balik Kemewahan Pemakaman Bos Mafia New York yang Tewas Ditembak

Di Balik Kemewahan Pemakaman Bos Mafia New York yang Tewas Ditembak

Internasional
Bayi Perempuan Ditemukan di Halaman Belakang Rumah Warga di Bekasi

Bayi Perempuan Ditemukan di Halaman Belakang Rumah Warga di Bekasi

Megapolitan
Siapa Partai Paling Tunduk dengan Pilihan Capres Cawapresnya?

Siapa Partai Paling Tunduk dengan Pilihan Capres Cawapresnya?

Nasional
Elektabilitas Tertinggi, PDI-P Jadikan Ini Modal untuk Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Elektabilitas Tertinggi, PDI-P Jadikan Ini Modal untuk Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Kasus PLTU Riau, Idrus Marham Dituntut 5 Tahun Penjara

Kasus PLTU Riau, Idrus Marham Dituntut 5 Tahun Penjara

Nasional
Caleg Grindra Ini Diduga Langgar Aturan karena Belum Mengundurkan Diri dari Kades Klagen

Caleg Grindra Ini Diduga Langgar Aturan karena Belum Mengundurkan Diri dari Kades Klagen

Regional


Close Ads X