Kompas.com - 19/01/2019, 21:51 WIB
Ikatan Alumni Universitas Indonesia Fakultas IlmuKeperawatan (Iluni UI FIK) mengadakan pembukaan program beasiswa Iluni UI FIK di Gedung Pascasarjana FIK UI Depok, Selasa (15/01/2019). Dok. UIIkatan Alumni Universitas Indonesia Fakultas IlmuKeperawatan (Iluni UI FIK) mengadakan pembukaan program beasiswa Iluni UI FIK di Gedung Pascasarjana FIK UI Depok, Selasa (15/01/2019).

KOMPAS.com - Ikatan Alumni Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Keperawatan (Iluni UI FIK) mengadakan pembukaan program beasiswa Iluni UI FIK di Gedung Pascasarjana FIK UI Depok, Selasa (15/01/2019). 

Program beasiswa ILUNI UI FIK ini tidak terbatas hanya dinikmati mahasiswa/I program sarjana (S1) saja, tetapi juga program pascasarjana atau profesi (S2) FIK UI.

Beasiswa ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan finansial yang dihadapi mahasiswa program sarjana dan pascasarjana untuk menyelesaikan program studi.

Model beasiswa digunakan Iluni UI FIK adalah orang tua asuh. Jadi satu Iluni UI FIK bertanggungjawab atas satu mahasiswa, bisa lebih tergantung kemampuan Iluni bersangkutan.

Baca juga: Ini Materi yang Diuji bila Kamu Tertarik Masuk UI

Sudah ada 13 mahasiswa FIK UI telah mendapatkan beasiswa Iluni UI FIK dengan 10 orangtua asuh berasal dari Iluni UI FIK yang telah berpartisipasi dalam program beasiswa ini.

Jumlah mahasiswa/I tersebut masih bisa bertambah mengikuti jumlah respon mahasiswa yang membutuhkan bantuan finansial. 

Berasal dari jumlah mahasiswa yang membutuhkan bantuan tersebut, Iluni UI FIK akan mencarikan orangtua asuh yang dapat membantu finansial mahasiswa bersangkutan, tergantung kebutuhan.

Selain melalui model orang tua asuh, Iluni juga membuka kesempatan bagi orang lain yang ingin membantu program beasiswa ini dengan menyediakan model paket yang hasil keuntungannya akan dijadikan dana tambahan menyukseskan program beasiswa ini.

“Iluni ingin menginisiasi untuk bisa bagaimana berbagai problema kuliah bisa didukung oleh Iluni. Jadi (mahasiswa) membutuhkan tidak usah merasa malu atau merendah diri. Ini seperti program biasa, seperti kasih sayang kakak kepada adik-adik untuk bisa melanjutkan studinya.” ujar Sigit Mulyono Manager Umum SDM FIK UI.

“Kita tidak mau ada yang putus studi karena ada keterbatasan dengan biaya,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X