Kompas.com - 22/02/2019, 10:11 WIB
Menristekdikti dan Gubernur Bali membuka peringatan Hakteknas ke 24 tahun 2019 di hadapan sekitar 50 ribu mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi Bali di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Bali (21/2/2019). Dok. KemenristekdiktiMenristekdikti dan Gubernur Bali membuka peringatan Hakteknas ke 24 tahun 2019 di hadapan sekitar 50 ribu mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi Bali di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Bali (21/2/2019).

KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dan Gubernur Bali I Wayan Koster membuka peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke 24 tahun 2019 di hadapan sekitar 50 ribu mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi Bali di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Bali (21/2/2019).

Lapangan Puputan Margarana yang dibangun untuk mengenang jasa pahlawan dalam "Perang Puputan Bali" (perang sampai titik darah penghabisan) seolah menjadi simbol titik bangkit pembangunan teknologi Indonesia.

Menristekdikti Mohamad Nasir menjelaskan ini kali ke tiga acara peringatan Hakteknas diselenggarakan di luar pulau Jawa. Sebelumnya, acara Peringatan Hakteknas ke 22 dilakukan di Makassar, Sulawesi Selatan (2017), dan Hakteknas ke 23 Pekanbaru dan Riau (2018).

Hidupkan inovasi daerah

Provinsi Bali dipilih karena memiliki potensi wisata, budaya, industri kreatif, entrepreneur, institusi pendidikan tinggi, peneliti dan inovator, serta berkelas internasional.

Baca juga: Menristek Imbau Produk Inovasi Dalam Negeri Diprioritaskan di Lelang

 

Hal ini sesuai dengan tema diambil terkait pengembangan industri kreatif 4.0 untuk kemandirian dan daya saing daerah.

"Yang biasanya dulu dilakukan di Jakarta, sekarang sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Bapak Presiden menyarankan semua inovasi daerah harus dihidupkan, maka Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) kami selenggarakan di wilayah Indonesia di luar Jakarta," ungkap Menteri Nasir.

Hakteknas ke-24 tahun 2019 ini mengambil tema “Iptek Dan Inovasi Dalam Industri Kreatif 4.0” dengan sub tema "Industri Kreatif 4.0 untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa” dengan tagline : “Inovasi, Bangun Bangsa”.

Puncak Hakteknas ke-24 yang biasanya digelar pada 10 Agustus, pada tahun ini akan dimajukan 2 hari menjadi 8 Agustus 2019 karena 11 Agustus 2019 bertepatan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah.

Keseluruhan rangkaian Hakteknas termasuk penyelenggaran Ritech Expo biasanya akan berkisar 5-7 hari di sekitar tanggal 8 Agustus 2019.

Milenial pendorong inovasi

Kemenristekdikti selalu mengangkat dan menggelorakan inovasi untuk meningkatkan daya saing bangsa, terutama melalui prinsip inovasi, yaitu menghasilkan produk teknologi yang lebih baik, murah, cepat tapi berkualitas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X