Kolaborasi British Council dan Muhammadiyah untuk Kompetensi Guru

Kompas.com - 28/02/2019, 23:01 WIB
British Council dan Dikdasmen Muhammadiyah meluncurkan program English for Indonesia di Makassar (26/2/2019). Dok. British CouncilBritish Council dan Dikdasmen Muhammadiyah meluncurkan program English for Indonesia di Makassar (26/2/2019).

KOMPAS.com -  British Council dan Kedutaan Besar Inggris memprakarsai program "English for Indonesia" untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para guru Muhammadiyah sekaligus membantu para guru mengembangkan teknik serta materi belajar interaktif untuk para murid.

Dalam rilis media yang diterima Kompas.com (26/2/2019),  pelatihan pertama di Makassar ini diluncurkan pula integrasi dari materi belajar online British Council. Dengan integrasi ini para guru melalui EduMu akan memiliki akses ke materi belajar online yang sudah dipersiapkan British Council.

Belajar kreatif dan inovatif

“Diluncurkannya English for Indonesia dilandaskan oleh visi dan misi kami untuk menemukan cara-cara inovatif dan kreatif dalam memberikan sumber belajar dan pengajaran bahasa Inggris terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia," jelas Paul Smith Direktur British Council Indonesia.

Baca juga: Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Dimulai Maret

Ia menambahkan, "Peningkatan akses dan kualitas pendidikan juga merupakan salah satu fokus utama Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan dan sosial di Indonesia. Untuk itu, kami dengan bangga bermitra dengan Muhammadiyah melalui program peningkatan kapasitas berbahasa Inggris untuk para guru."

Paul berharap rangkaian pelatihan offline dan online ini dapat membantu guru menemukan proses belajar mengajar lebih kreatif dan interaktif dan membantu memotivasi siswa ketika belajar sehingga dapat meningkakan kesempatan kerja dan pendidikan tinggi yang terbaik.

Keterampilan abad 21

Moazzam Malik Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste menyampaikan, “Salah satu ketrampilan penting di abad 21 adalah kemampuan menguasai bahasa Inggris secara efektif. Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris akan membantu seseorang untuk mendaftar pekerjaan, meningkatkan gaji serta meningkatkan standar hidup." 

Ia menjelaskan bahasa Inggris juga merupakan bahasa yang digunakan sebagai bahasa pengantar di perguruan tinggi. Moazzam mengutip hasil penelitan yang menyebutkan 95 dari 100 universitas terbaik di dunia menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar akademis.

"Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris penting untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain ekonomi dan politik berpengaruh di dunia. Sebagai salah satu organisasi islam terbesar, Muhammadiyah mampu memainkan peran kunci dalam membantu Indonesia meraih potensi ini," tegasnya.

Interaksi global

Hal senada disampaikan Alpha Amirrachman, Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah. 

"Penguasaan bahasa inggris merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan di era globalisasi dan menghadapi Revolusi Industri 4.0, di mana keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi dan komunikasi semuanya membutuhkan penguasaan bahasa Inggris yang mumpuni,"ujarnya. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X