Tingkatkan Literasi, APP Sinar Mas Bentuk Komunitas #Cerita Kertas

Kompas.com - 01/03/2019, 17:07 WIB
Komunitas Cerita Kertas Serang saat mengunjungi mitra binaan Indah Kiat Serang Cipta Handycraft Innovation Product (CHIP). Dok. APP Sinar MasKomunitas Cerita Kertas Serang saat mengunjungi mitra binaan Indah Kiat Serang Cipta Handycraft Innovation Product (CHIP).

KOMPAS.com - APP Sinar Mas bersama dengan Qureta, sebuah platform media komunitas dan pengembangan kemampuan menulis, menyelenggarakan pelatihan menulis sekaligus membentuk forum penulis bertajuk "Cerita Kertas" di Riau, Sumatera Selatan, Jambi, dan Serang.

Sebelumnya, di bulan Januari 2019 APP Sinar Mas juga bekerja sama dengan Kompas menggelar lomba foto bagi jurnalis dan umum mengangkat tema sama bertagar "Cerita Kertas".

Kegiatan diawali pada bulan Desember 2018 di Riau, bulan Januari 2019 di Sumatera Selatan, dan bulan Februari di Jambi, dan akan diakhiri di Serang, Banten. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi menulis di kalangan anak muda, sekaligus mempopulerkan dan mengedukasi isu tentang kertas kepada masyarakat.

Edukasi kertas lewat literasi

 

“Kami melihat populasi Indonesia didominasi masyarakat usia produktif yang memiliki potensi besar untuk digali, salah satunya dalam hal literasi khususnya kemampuan menulis,” ujar Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata melalui rilis diterima Kompas.com.

Baca juga: 4 Langkah Membangun Literasi Digital Sehat Dalam Keluarga

Suhendra mengharapkan forum "Cerita Kertas" dapat mengedukasi dan memberi pemahaman lebih tentang bagaimana industri kertas berperan dan beroperasi, sekaligus menjadikannya populer di kalangan masyarakat. 

Kertas sebagai bagian dari keseharian manusia tidak hanya sebagai media dalam menorehkan tulisan. Masih banyak kegunaan lain, seperti tisu, kemasan makanan higienis dan ramah lingkungan, cartoon box atau kardus untuk kemasan barang dari bahan daur ulang, serta kegunaan lainnya.

"Dalam memproduksi kertas dan beragam jenisnya terdapat proses panjang dari hulu sampai ke hilir, melibatkan banyak orang menjaga dan mengawal kualitasnya. Tidak hanya memperhatikan aspek produksi semata, masalah ekonomi, sosial, dan lingkungan tidak luput dari perhatian kita," terang Suhendra.

Narasi positif kertas

"Hampir tidak ada orang yang bisa lepas dari kertas. Mulai dari selebaran, pembungkus, tisu, hingga alat pembersih lainnya. Kertas telah menjadi bagian penting kehidupan manusia modern,” jelas CEO Qureta Luthfi Assyaukanie. 

Luthfi menegaskan pentingnya mengembangkan narasi positif tentang kertas. Bukan hanya karena kertas berjasa bagi perkembangan peradaban manusia di masa silam, tapi juga karena kertas memainkan peran penting dalam membuat kehidupan manusia modern lebih nyaman.

"Ke depan kertas juga berpotensi menjadi solusi masalah besar yang mencemaskan banyak orang, yakni sampah plastik," tambahnya.

Peserta program ini mencakup karyawan, keluarga karyawan APP Sinar Mas, penerima beasiswa, penerima manfaat program sosial dan pemberdayaan masyarakat, pemuda-pemudi di sekitar area APP Sinar Mas serta komunitas penulis dan penggiat literasi di daerah tersebut.

Sejak pertama kali komunitas ini dibentuk pada akhir Desember 2018, sudah lebih dari 50 tulisan terbit di kanal komunitas #CeritaKertas.

"Antusiasme dan keaktifan para peserta patut kami apresiasi. Kami berharap ke depannya, kegiatan pembentukan komunitas serupa dapat dilaksanakan di daerah tempat operasional kami lainnya," tutup Suhendra.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Edukasi
Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Edukasi
'Link and Match' Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

"Link and Match" Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

Edukasi
Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Edukasi
Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

BrandzView
LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

Edukasi
'We The Teacher': Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

"We The Teacher": Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

Edukasi
Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Edukasi
Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Edukasi
5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

Edukasi
Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Edukasi
Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Edukasi
47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

Edukasi
Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Edukasi
Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Edukasi
Close Ads X