Mendagri: Membangun Masyarakat Berpengetahuan lewat Perpustakaan

Kompas.com - 15/03/2019, 17:26 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo dalam Rapat Koordinasi Nasional (rakornas) Bidang Perpustakaan pada 14-16 Maret 2019 di Jakarta.Dok. Perpusnas Mendagri Tjahjo Kumolo dalam Rapat Koordinasi Nasional (rakornas) Bidang Perpustakaan pada 14-16 Maret 2019 di Jakarta.

KOMPAS.com - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menyelanggarakan Rapat Koordinasi Nasional (rakornas) Bidang Perpustakaan pada 14-16 Maret 2019 di Jakarta.

Mengangkat tema “Pustakawan Berkarya Mewujudkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat" melalui Rakornas ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan layanan perpustakaan di seluruh Indonesia yang berbasis inklusi sosial untuk kesejahteraan masyarakat.

Layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial adalah hadirnya layanan perpustakaan sebagai ruang publik yang memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya untuk meningkatkan kesejahteraan.

Potensi perpustakaan daerah

Syarif Bando dalam sambutannya menyampaikan Indonesia saat ini memiliki 164.610 perpustakaan yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah infrastruktur perpustakaan terbanyak nomor dua.

Baca juga: T-PERPUS dan Upaya Meningkatkan Literasi Baik Generasi Milenial

“Infrastruktur perpustakaan Indonesia nomor dua berada dibawah India yang memiliki 323,605 perpustakaan, dan berada di atas Rusia dengan 113,440 perpustakaan dan China di urutan keempat dengan 105,831 perpustakaan," lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dalam pidato menyampaikan perpustakaan memiliki peran penting dalam upaya mewujudkan SDM berkualitas, mandiri dan mampu berdaya saing di era global.

“Salah satu peran penting tersebut ialah membangun ekosistem masyarakat berpengetahuan (knowledge based society)”, tegas Tjahyo. Mendagri juga menekankan kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera membentuk Dinas Perpustakaan bagi pemerintah daerah yang belum memilikinya.

Penghargaan pegiat perpustakaan

Penghargaan bagi pegiat kepustakaan dalam Rakornas Bidang Perpustakaan pada 14-16 Maret 2019 di Jakarta.Dok. Perpusnas Penghargaan bagi pegiat kepustakaan dalam Rakornas Bidang Perpustakaan pada 14-16 Maret 2019 di Jakarta.
Dalam rakor yang dihadiri oleh Gubernur, Walikota, Bupati dan Dinas Perpustakaan seluruh Indonesia ini, Mendagri didampingi Kepala Perpustakaan Nasional menyerahkan penghargaan kepada para pegiat perpustakaan daerah. 

Mereka adalah:

  • Gubernur Gubernur Jambi Fachrori Umar sebagai pemimpin daerah berkomitmen pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial di wilayah.
  • Walikota Surabaya, Tri Rismaharini sebagai pemimpin daerah berkomitmen dalam inovasi layanan perpustakaan umum.
  • Sri Sultan Hamengku Buwono X diberikan penghargaan atas kepedulian dan komitmen terhadap pelestarian naskah kuno di lingkungan keraton Yogyakarta.

Selain penghargaan, diserahkan pula secara simbolis bantuan perpustakaan kepada Dirjen Pemasyarakatan untuk bantuan Perpustakaan Lapas, bantuan Perpustakaan Pondok Pesantren, bantuan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perpustakaan dan bantuan perpustakaan Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).




Close Ads X